Pertahankan Prestasi, Olahraga Panahan Kota Malang Butuh Tempat Latihan Permanen

Atlet Panahan Kota Malang yang akan melaju ke Popnas (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Atlet Panahan Kota Malang yang akan melaju ke Popnas (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Seiring banyak prestasi yang diukir atlet panahan Kota Malang berbagai kelas, mulai kejuaraan daerah yakni Pekan Olahraga Daerah (Popda) hingga nasional ternyata belum dibarengi dengan kesiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. 

Meski selama ini beberapa sarana prasarana seperti alat panahan, sasaran dan alat lain sudah difasilitasi oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang namun satu kendala  lain belum bisa dipenuhi oleh KONI yakni tempat latihan permanen. 

Ketua Persatuan Panahan Indonesia Pengurus Cabang Malang (Perpani Pengcab Kota Malang Yudi Purwanto mengungkapkan saat ini cabor yang ia pimpin masih mengalami satu kendala yang cukup berdampak bagi prestasi yakni kesuitan mencari lahan untuk tempat latihan tetap. 

"Kesulitannya ya sarana tempat latihan yang luas seperti ini. Jarak minimalnya kan sekitar 70 meteran. Ini yang belum kami punya dan belum bisa terwujud. Jadi selama ini masih berlatih hanya setiap hari Minggu di Lapangan Jenggger Ayam," tandasnya saat ditemui MalangTIMES, Minggu (30/7/2017). 

Sebenarnya lahan strategis di Kota Malang sangat banyak namun KONI belum bisa mewujudkannya karena keterbatasan anggaran. 

"Di Lapangan Gayam sebenarnya cukup strategis meskipun di situ masih perlu beri pagar penutup agar lebih aman ketika berlatih. Kalau kita latihan di Lapangan Jengger Ayam juga tidak bisa setiap hari karena dipakai kegiatan lain," paparnya.

Kalau sarana yang satu ini belum secepatnya terealisasi, pihaknya khawatir bisa berpengaruh pada prestasi atlet yang ada mengingat di Kota Malang saat ini peminat dan antusiasme anak-anak maupun remaja untuk ikut panahan semakin tinggi. 

"Anggota yang terdaftar sendiri sekitar 100 orang dan ini terus akan bertambah dengan banyaknya manfaat yang bisa mereka dapat," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengalami kesulitan Sumberdaya Manusia (SDM) kepelatihan. Peserta yang jumlahnya ratusan itu hanya dilatih tiga orang yang telah bersertifikat. Pelatihnya butuh ditambah agar proses latihannya bisa maksimal.

Editor :
Publisher : Raafi Prapandha

  • Lagi Tren, Street Wear Adu Warna-Warna Ini

    Pernah dengar istilah hijab street wear? Maknanya adalah padu padan busana yang kamu punya. Pun untuk hijab. Street wear juga membebaskan kamu berkreasi. Umumnya street wear diterapkan di negara-negara maju akan mode sebut saja Jepang dan Perancis. Di neg

  • Pelatih Sriwijaya FC : Kami Bermasalah di Babak Kedua, Arema Bermain Efektif

    Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengakui kekalahan timnya usai dipermalukan 3-0 oleh Arema FC ketika bermain di Stadion Jakabaring Palembang, Sabtu (21/7/2018).

  • Serunya Petik Sayur Hidroponik di Kota Batu

    Pertanian hidroponik menjadi salah satu alternatifbercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Tak terkecuali di Kota Batu. Di Kota Dingin ini, masyarakat pun pun bisa membeli sayur pada pertanian hidroponik dengan memetik sendiri.

  • Tiga Tradisi Ini Hanya Ada Di Malang, Apa Saja?

    Untuk menjaga tradisi leluhur, Indonesia kerap melaksanakan berbagai macam tradisi untuk terus melestarikannya. Ada banyak hal yang menjadi latar belakang selain hanya melestarikan tradisi, salah satunya adalah menjaga kesakralan wilayah tersebut.

  • Batu Secret Zoo Bakal Miliki Bayi Gajah Lagi

    Setelah kelahiran gajah Sumatera bernama Lili, koleksi Batu Secret Zoo bakal bertambah lagi. Ya saat ini gajah Sumatera Batu Secret Zoo Jawa Timur Park 2 bernama Nazumi sedang mengandung.

  • Kartunis Buat Ilustrasi Merinding Abad Ini, Disaksikan 3 Juta Pasang Mata

    Seorang kartunis bernama Gunduz Agayev membuat warganet tercengang. Tak kurang dari 3,5 juta orang menyaksikan potret yang dilukiskan Agayev lewat ilustrasi yang ia buat. Kartunis asal Azerbaijan itu membuat beragam gambar yang menyindir kondisi dunia sa

  • Belum Semua Aset Pemkot Malang Tersertifikasi Jadi Celah Pindah Tangan

    Kasus penjualan tanah aset Pemerintah Kota (Pemkot) Malang seperti yang tengah ditangani kejaksaan negeri (kejari) memang rentan terjadi. Pasalnya, sebagian besar aset pemkot saat ini belum memiliki kekuatan hukum berupa sertifikat. Menurut Sekretaris Dae

  • Wali Kota Malang Bakal Sidak Mobil Para ASN, Ada Apa?

    Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan, terkait upaya untuk menekan volume sampah di Kota Malang, pihaknya juga bakal berencana melakukan sidak pada masing-masing mobil dinas yang dipakai oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko

  • Hajar Sriwijaya di Palembang, Arema Duduki Posisi 11

    Arema membuktikan janji untuk merebut kemenangan di kandang Sriwijaya FC Palembang. Dalam laga pekan ke-17 Liga 1 yang digelar di Stadion Jakabaring Palembang, Sabtu (21/7/2018) sore, Arema membawa pulang tiga poin.

  • Muda-Mudi Indonesia Demam Keke Challenges, Youtuber Ria Ricis Unjuk Aksi

    Setelah mannequin challenge, kini ada lagi satu challenge yang sedang populer di Indonesia. Challenge satu ini banyak dikenal dengan istilah ‘keke challenge’. Keke challenge merupakan sebuah aksi tarian di luar mobil yang sedang berjalan.

  • Saingi Toko Modern, Tiap Tahun Ada Permak Pasar Tradisional

    Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang mengagendakan revitalisasi 22 pasar dari total 28 pasar rakyat yang ada di Kota Malang. Hal ini tentunya untuk semakin meningkatkan daya saing pasar rakyat di Kota Malang dengan menjamurnya toko-toko modern yang saat

  • 281 CJH Kota Batu Berangkat, 134 Risiko Tinggi dan 1 Gagal Naik Haji

    Sebanyak 281 calon jamaah haji (CJH) Kota Batu diberangkatkan menuju tanah suci dari masjid Kementerian Agama Kota Batu di Jl Sultan Agung, Sabtu (21/7/2018). Isak tangis keluarga melepas kepergian sanak saudara maupun orang tua pun melebur dalam pemberan

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top