Bagi Jomblo, Siap- siap Galau Baca Meme di Wisata Kampung Enem Patokpicis Ini

Meme unik yang ada di wisata Kampung Enem Patokpicis, Wajak. Bentuk kreativitas pengelola wisata menarik pengunjung untuk datang ke wisata yang baru sekitar satu bulan dibuka ini. (Foto: Nana/ MalangTIMES)
Meme unik yang ada di wisata Kampung Enem Patokpicis, Wajak. Bentuk kreativitas pengelola wisata menarik pengunjung untuk datang ke wisata yang baru sekitar satu bulan dibuka ini. (Foto: Nana/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kreativitas lahir dimanapun dan tidak terbatas hanya di perkotaan atau milik kalangan tertentu saja. Di wilayah hutan pinus Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, ide-ide cerdas nan menggelitik melalui berbagai tulisan pun muncul dan membuat pengunjung di destinasi wisata baru bernama Kampung Enem ini tersenyum.

Para pengunjung di wisata yang menawarkan kesejukan hutan pinus dan rumah pohon ini akan bersitatap dengan papan berisi tulisan yang berada di berbagai pohon pinus.

Yang menjadi unik adalah bunyi tulisan-tulisan tersebut. Pengunjung dijamin akan tersenyum atau bagi para jomblo yang datang rombongan akan spontan lahir celetukan dan guyon antar sesamanya. Atau, bahkan mungkin akan tersindir secara halus dengan kehadiran tulisan tersebut.

Misalnya, tulisan 'AsTuTik' dengan huruf Kapital berwarna hitam yang diteruskan disampingnya dengan kata 'Asli Tukang Tikung'. Terus juga tulisan 'Tong saja ada yang ngisi, masa hati ini enggak sih,'. Atau yang tertera di rumah panggung dengan tulisan 'Siap ke KUA'.

Kreativitas melalui kalimat yang sekarang disebut Meme ini, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, terutama bagi para kawula muda, baik yang berpasangan maupun rombongan.

"Kata-katanya lucu, cocok nih bagi teman saya," kata Ananta warga Wajak sambil tertawa dan menunjuk temannya saat membaca tulisan AsTuTik, yang dibalas dengan tinjuan kecil ke bahu.

Di rumah panggung kampung Enem Patokpicis, meme unik juga terpasang jadi apot swafoto pengunjung (Nana)

Begitu pula tulisan 'Tong saja ada yang ngisi, masa hati ini enggak sih,' yang membuat ramai para remaja berpakaian pramuka karena saling lontar ejekan kepada temannya.

"Tema tulisan di wisata Kampung Enem ini menarik karena khas banget anak muda," kata Rachman, Senin (18/07) kepada MalangTIMES.

Tak ayal, keunikan tulisan yang dibuat dan dipampang oleh Slamet, pengelola Wisata Kampung Enem Patokpicis ini pun menjadi rebutan para pengunjung untuk dijadikan spot swafoto.

Seorang wartawati lokal Malang pun di kesibukannya meminta untuk diabadikan di bawah tulisan, 'Siap ke KUA,' yang terpasang di rumah pohon. Pun dengan para pengunjung yang asyik berswafoto dengan tulisan-tulisan tersebut.

Selain bergaya candaan, beberapa tulisan pun ada yang sifatnya imbauan, walaupun tetap dengan corak yang gokil. Seperti, 'Tau gak sih sampah lo bikin mata gue sakit,' atau ,'Stop Sex bebas, halalin dulu baru sentuh aku,'. Ada juga tulisan, 'Pilih rokok atau aku sih,' selain tetap yang mendominasi adalah tulisan meme yang dibuat tanpa ada niatan membuat galau para jomblo.

'I am the jones ;  jomblo ngenes,' dan 'hidup itu pilihan, jomblo itu penderitaan,'. 

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha

  • Lagi Tren, Street Wear Adu Warna-Warna Ini

    Pernah dengar istilah hijab street wear? Maknanya adalah padu padan busana yang kamu punya. Pun untuk hijab. Street wear juga membebaskan kamu berkreasi. Umumnya street wear diterapkan di negara-negara maju akan mode sebut saja Jepang dan Perancis. Di neg

  • Pelatih Sriwijaya FC : Kami Bermasalah di Babak Kedua, Arema Bermain Efektif

    Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengakui kekalahan timnya usai dipermalukan 3-0 oleh Arema FC ketika bermain di Stadion Jakabaring Palembang, Sabtu (21/7/2018).

  • Serunya Petik Sayur Hidroponik di Kota Batu

    Pertanian hidroponik menjadi salah satu alternatifbercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Tak terkecuali di Kota Batu. Di Kota Dingin ini, masyarakat pun pun bisa membeli sayur pada pertanian hidroponik dengan memetik sendiri.

  • Tiga Tradisi Ini Hanya Ada Di Malang, Apa Saja?

    Untuk menjaga tradisi leluhur, Indonesia kerap melaksanakan berbagai macam tradisi untuk terus melestarikannya. Ada banyak hal yang menjadi latar belakang selain hanya melestarikan tradisi, salah satunya adalah menjaga kesakralan wilayah tersebut.

  • Batu Secret Zoo Bakal Miliki Bayi Gajah Lagi

    Setelah kelahiran gajah Sumatera bernama Lili, koleksi Batu Secret Zoo bakal bertambah lagi. Ya saat ini gajah Sumatera Batu Secret Zoo Jawa Timur Park 2 bernama Nazumi sedang mengandung.

  • Kartunis Buat Ilustrasi Merinding Abad Ini, Disaksikan 3 Juta Pasang Mata

    Seorang kartunis bernama Gunduz Agayev membuat warganet tercengang. Tak kurang dari 3,5 juta orang menyaksikan potret yang dilukiskan Agayev lewat ilustrasi yang ia buat. Kartunis asal Azerbaijan itu membuat beragam gambar yang menyindir kondisi dunia sa

  • Belum Semua Aset Pemkot Malang Tersertifikasi Jadi Celah Pindah Tangan

    Kasus penjualan tanah aset Pemerintah Kota (Pemkot) Malang seperti yang tengah ditangani kejaksaan negeri (kejari) memang rentan terjadi. Pasalnya, sebagian besar aset pemkot saat ini belum memiliki kekuatan hukum berupa sertifikat. Menurut Sekretaris Dae

  • Wali Kota Malang Bakal Sidak Mobil Para ASN, Ada Apa?

    Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan, terkait upaya untuk menekan volume sampah di Kota Malang, pihaknya juga bakal berencana melakukan sidak pada masing-masing mobil dinas yang dipakai oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko

  • Hajar Sriwijaya di Palembang, Arema Duduki Posisi 11

    Arema membuktikan janji untuk merebut kemenangan di kandang Sriwijaya FC Palembang. Dalam laga pekan ke-17 Liga 1 yang digelar di Stadion Jakabaring Palembang, Sabtu (21/7/2018) sore, Arema membawa pulang tiga poin.

  • Muda-Mudi Indonesia Demam Keke Challenges, Youtuber Ria Ricis Unjuk Aksi

    Setelah mannequin challenge, kini ada lagi satu challenge yang sedang populer di Indonesia. Challenge satu ini banyak dikenal dengan istilah ‘keke challenge’. Keke challenge merupakan sebuah aksi tarian di luar mobil yang sedang berjalan.

  • Saingi Toko Modern, Tiap Tahun Ada Permak Pasar Tradisional

    Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang mengagendakan revitalisasi 22 pasar dari total 28 pasar rakyat yang ada di Kota Malang. Hal ini tentunya untuk semakin meningkatkan daya saing pasar rakyat di Kota Malang dengan menjamurnya toko-toko modern yang saat

  • 281 CJH Kota Batu Berangkat, 134 Risiko Tinggi dan 1 Gagal Naik Haji

    Sebanyak 281 calon jamaah haji (CJH) Kota Batu diberangkatkan menuju tanah suci dari masjid Kementerian Agama Kota Batu di Jl Sultan Agung, Sabtu (21/7/2018). Isak tangis keluarga melepas kepergian sanak saudara maupun orang tua pun melebur dalam pemberan

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top