Wali Kota Malang: Saya Tidak Tabrak Aturan Ubah Persyaratan Lelang Sekda

Wali Kota Malang, H. M. Anton menunjukkan surat Peraturan Pemerintah Pasal 107 Huruf C Tahun 2015 terkait kebijakan wali kota mengubah usia perayaratan lelang Sekda Kota Malang. (foto: Imam Syafii/ MalangTIMES)
Wali Kota Malang, H. M. Anton menunjukkan surat Peraturan Pemerintah Pasal 107 Huruf C Tahun 2015 terkait kebijakan wali kota mengubah usia perayaratan lelang Sekda Kota Malang. (foto: Imam Syafii/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kebijakan Wali Kota Malang, H. M. Anton mengubah persyaratan usia pada lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang yang awalnya 56 tahun menjadi 58 tahun, sempat menjadi polemik.

Banyak pihak yang mengkritisi bahwa Anton telah menabrak aturan hukum. Menanggapi kritik tersebut, Anton pun akhirnya bersuara dan menerangkan bahwa ia tidak menabrak aturan. Menurutnya kebijakan tersebut sudah sesuai berdasarkan surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang diterbitkan 7 Juni 2017 tentang rekomendasi pelaksanaan seleksi terbuka pengisian JPT Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

Tepatnya berdasarkan Peraturan Pemerintah Pasal 107 Huruf C Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam surat tersebut menyebutkan bahwa salah satu persyaratan untuk menduduki JPT Pratama adalah berusia 56 tahun.

Dengan pertimbangan bahwa pengembangan pola karir ASN di berbagai instansi pemerintah belum dilakukan dengan baik, maka pengisian JPT Sekda Kota Malang hendaknya dilakukan dengan dua pola.

Pola pertama dengan seleksi terbuka dan kompetitif yakni persyaratan calon tidak boleh memiliki usia lebih dari 56 tahun pada saat ditetapkan disamping telah memenuhi perayaratan lainnya. 

Dalam surat tersebut direkomendasikan agar kepada calon yang saat ini menduduki JPT Pratama Eselon IIb sebagai pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengikuti seleksi terbuka. Jumlah pesertanya minimal empat orang yang telah memenuhi ayarat administrasi, dilakukan assesmen, penulisan makalah, dan wawancara melalui panitia seleksi.

Panitia seleksi memilih tiga peserta terbaik yang memenuhi syarat untuk disampaikan kepada wali kota (P2K) untuk dipilih satu dari tiga calon yang diajukan oleh panitia seleksi.

Pola kedua yaitu melalui rotasi atau mutasi. Hal ini dilakukan apabila ternyata dari para Eselon IIB tersebut di atas tidak memenuhi jumlah dari syarat administrasi yang diperlukan, maka panitia seleksi dapat melakukan pengisian JPT Sekda melalui rotasi atau mutasi.

Hal ini dilakukan terhadap para calon yang telah menduduki JPT Pratama Eselon IIB dan memenuhi perayaratan sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Pasal 107 Huruf C Peraturan Pemerintah Tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil. Namun usianya boleh lebih dari 56 tahun maksimal 58 tahun.

Rotasi atau mutasi ini sifatnya selektif dan kompetitif dimana sekurang-kurangnya diikuti oleh minimal 4 calon dilakukan asesmen penulisan makalah serta wawancara oleh panitia seleksi.

Menurut Abah Anton, sapaan akrab Wali Kota Malang, perubahan peraturan itu bisa dilakukan dengan cara dua pola yakni pola seleksi terbuka dan komprehensif dan pola rotasi dan mutasi.

"Jadi wali kota berani mengubah usia persyaratan lelang Sekda itu berdasarkan PP Pasal 107 Huruf C Tahun 2017. Artinya perubahannya menggunakan dua pola tersebut," kata Abah Anton.

Abah Anton menerangkan ada 6 peserta calon Sekda pada Senin-Kamis (10-13/7/2017) lalu, sudah melaksanakan seleksi kompetensi di Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jatim, Jalan Balongsari Tama Tandes, Surabaya.

"Jadi peserta sudah melaksanakan seleksi kompetensi dan sudah ada penilaian dari KASN Gubernur Jatim. Nanti kita menunggu hasilnya," ujarnya.

Disamping itu pada 18 Juli nanti akan diadakan pengumuman hasil assessment. Lalu, pada 19-20 Juli penulisan makalah dan wawancara dan 21 Juli pengumuman tiga calon terpilih. Kemudian pada 24 Juli akan dilaksanakan penyampaian hasil seleksi kepada wali kota.

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top