Desainer Malang: Cantik Itu Enggak Harus Ikutin Tren

Ilustrasi (foto via Photoshop Creative)
Ilustrasi (foto via Photoshop Creative)

MALANGTIMES - Stigma cantik di kalangan masyarakat identik dengan warna kulit cerah, memiliki bola mata indah, dan berhidung mancung. Pandangan cantik juga melekat pada penampilan modis mengikuti tren mode terkini. 

Bagi desainer Malang, Hermina Andreyani pendapat itu tidak sepenuhnya benar sebab definisi cantik tidak harus mengikuti mode. 

Cantik dari sudut pandang pembina Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Malang itu ialah wanita yang mampu membawa diri dari busana yang dikenakan. 

"Cantik itu kalau wanita bisa mengenakan busana yang tepat sesuai karakter diri dia dan sesuai dengan situasi dan kondisi dimana ia mengenakan busana itu," tutur Hermina. 

Sependapat dengan Hermina, desainer Elma Faricha juga menyatakan hal yang sama. Cantik di mata desainer muda itu tidak harus mengikuti tren mode yang berkembang. 

"Enggak semua tren cocok dengan setiap orang. Memilih busana itu bukan ikut tren tapi sesuai dengan pemakai dan tentunya menjadi diri sendiri itu penting meski tren berkembang ini dan itu," ujar Elma. 

Hermina dan Elma, dua desainer IFC Chapter Malang itu sama-sama meyakini bila pembawaan diri adalah hal yang terpenting. Meski mengenakan busana sesuai dengan tren yang berkembang, Anda sebaiknya tidak asal ikut-ikutan. Tetaplah jadi diri sendiri. Setuju kan, ladies? (*)

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top