Korban Kebakaran : Terima Kasih Abah Anton Sudah Membangun Kembali Rumah Kami

Wali Kota Malang, H. M. Anton (kiri) mendatangi rumah korban kebakaran, Mini Astuti (kanan) warga RW. 02 Kelurahan Tanjungrejo, Sukun. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)
Wali Kota Malang, H. M. Anton (kiri) mendatangi rumah korban kebakaran, Mini Astuti (kanan) warga RW. 02 Kelurahan Tanjungrejo, Sukun. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Mini Astuti (68 tahun) warga Jalan Ir Rais Gang V RT 07 RW 02 Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun yang menjadi korban kebakaran rumah pada September 2016 lalu, mendapat bantuan bedah rumah dari Wali Kota Malang HM Anton. 

"Saya sangat berterima kasih kepada Abah Anton yang memberikan bantuan bedah rumah pasca kejadian kebakaran tahun lalu," kata Mini saat ditemui MalangTIMES. Minggu (16/7/2017) sore.

Peresmian bedah rumah itu dihadiri langsung Abah Anton usai menghadiri halal bihalal di RW 02, Kelurahan Tanjungrejo.

Dari bantuan tersebut, Mini sangat senang lantaran rumah yang dihuni empat orang keluarganya tersebut akhirnya bisa ditempati setelah mendapat bantuan bedah rumah.

"Paska kejadian waktu itu, besoknya Abah Anton langsung melihat dan memberi bantuan uang dan material bangunan untuk bedah rumah. Kalau tak diberi bantuan tidak tahu lagi saya tinggal di mana. Karena saya sekarang tidak bekerja dan tidak punya suami lagi," ucap Mini sembari meneteskan air mata.

Disinggung seperti apa sosok Abah Anton, Mini yang didampingi anaknya mengungkapkan bahwa Abah Anton orangnya baik, peduli dengan masyarakat ditandai seringnya ia blusukan ke kampung-kampung.

"Saya berharap ada bantuan lagi dari Abah Anton, karena rumah saya masih belum memiliki perabotan rumah tangga seperti kursi dan meja," pinta Mini.

Sementara itu, Wali Kota Malang H M Anton mengungkapkan dirinya sangat prihatin melihat warganya yang tertimpa musibah kebakaran.

"Bantuan ini bukan dari pemerintah, tapi dari keluarga saya pribadi. Kalau bantuan lewat pemerintah prosesnya lama harus lewat ini dan itu. Kasihan korban nanti tinggal di mana. Akhirnya saya langsung segerakan memberikan bantuan bedah rumah," tegas Abah Anton.

Abah Anton menjelaskan program bedah rumah ini memang untuk membantu masyarakat Kota Malang yang rumahnya tak layak huni.

"Makanya saya sering melakukan blusukan ke kampung-kampung untuk mengetahui langsung permasalahan yang ada di masyarakat," ujar Abah Anton.

Pewarta : Imam Syafii
Editor :
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top