Kelangkaan Garam di Kota Malang Bikin Pedagang Makanan Kelabakan

Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kelangkaan garam yang terjadi di Kota Malang belakangan ini  cukup membuat masyarakat khususnya para pedagang makanan kelabakan.

Pasalnya, garam yang termasuk kebutuhan utama atau bumbu penyedap rasa saat memasak ini mulai sangat sulit didapat. Selain itu, akibat kelangkaan ini harganya juga semakin mahal.

Misalnya salah satu pedagang makanan di Jalan Jakarta, Mami (42) ini. Ia mengungkapkan pemilik warung makanan beberapa hari ini terpaksa memasak makanan tanpa menggunakan garam.

"Ya kemarin sulit nyari garam di pasar, makanya sampai masak nggak pakai garam. Tapi sekarang udah dapat, tapi ya itu mahal,"ungkapnya.

Sementara itu, terkait kelangkaan garam, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang Wahyu Setianto mengungkapkan pihaknya tidak bisa menjelaskan lebih jauh mengapa garam langka di Kota Malang. Menurutnya, bisa saja ada masalah dalam distribusi dari petani garam atau mungkin pegaruh musim.

"Makanya saya  masih mau ngecek ke distrbutor-distributor dan agen-agen. Saya juga heran mengapa bisa sampai langka. Padahal, seharusnya tidak boleh terjadi.  Apalagi negara kita kan dikelilingi laut," tandasnya.

Kelangkaan ini, lanjutnya, tidak akan terlalu berpengaruh di masyarakat khususnya konsumsi rumah tangga. Kalau para pedagang mungkin akan cukup terasa, mengingat harganya yang merangkak naik.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top