Lubangi Dinding Tembok Toko, Pencuri Bobol Indomaret Sidorenggo Rp 51,8 Juta

Kondisi toko waralaba Indomaret Sidorenggo, Ampelgading yang dibobol pencuri sehingga mengalami kerugian sekitar Rp 51,8 Juta, Sabtu (15/07) (Istimewa)
Kondisi toko waralaba Indomaret Sidorenggo, Ampelgading yang dibobol pencuri sehingga mengalami kerugian sekitar Rp 51,8 Juta, Sabtu (15/07) (Istimewa)

MALANGTIMES - Kembali toko waralaba Indomaret dijebol pencuri setelah beberapa kejadian yang sama terjadi di tahun 2017 ini.

Kini yang jadi korban adalah Indomaret Sidorenggo Raya yang beralamat di Dusun Krajan RT 03 RW 01,  Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Kasus dibobolnya Indomaret Sidorenggo yang terjadi hari Sabtu (15/7/2017) kemarin oleh pencuri yang belum diketahui identitasnya ini, menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp 51,8 Juta.

Menurut saksi mata, Mahardika Ardianto (21), pegawai Indomaret Sidorenggo, kasus pencurian diketahuinya saat membuka pintu depan toko bersama saksi lain yaitu Dinda Roma (19) sekitar pukul 06.30 WIB.

Setelah di dalam toko, saksi mata melihat tangga yang berada di bawah layar monitor CCTV serta rak kosmetik dan rokok dalam keadaan kosong.

Di dalam toko keadaan berantakan. Melihat ini kami langsung melapor ke pimpinan (Yepta Wisnu Wardhana, red),kenang Mahardhika, Minggu (16/07). 

Kedua saksi mata yang merupakan karyawan Indomaret Sidorenggo ini sejak kemarin (05/07) telah dimintai keterangan oleh Polsek Ampelgading yang langsung terjun ke lokasi setelah adanya laporan pencurian tersebut.

Saksi sudah dimintai keterangan dan kita sedang mendalami kasus pencurian ini,kata Ajun Komisaris Polisi (AKP) Triyanto, Kapolsek Ampelgading yang ikut serta mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Dari hasil penyelidikan sementara, kasus pencurian di Indomaret Sidorenggo dilakukan dengan cara melubangi dinding tembok bagian belakang dengan menggunakan alat benda keras.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya ini kemudian masuk ke dalam toko dan mengambil berbagai macam barang yang ada.

Barang-barang yang diambil oleh Mr. X ini setelah di lakukan inventarisir oleh karyawan Indomaret, berupa satu buah DVR CCTV,  satu buah LCD PROMO ukuran 32 Inc merk Samsung, satu buah Resiver, satu buah pemadam kebakaran Merk Indoga, beberapa rokok, celana dalam, susu bayi, kosmetik, beberapa buah-buahan, minuman berbagai merek dan uang tunai sebesar Rp 326.000. 

Pelaku setelah mengambil barang-barang tersebut keluar melewati jalan semula, yaitu bagian belakang toko yang dibobolnya,ujar Triyanto.

Kasus pencurian toko waralaba ini cukup marak terjadi di wilayah hukum Polres Malang. Bahkan, diakhir tahun 2014 Polres Malang menindak tegas para pelaku pencurian tersebut dengan menembak mati  empat pelaku spesialis perampokan ini.

Ditahun yang sama, Bupati Malang, Rendra Kresna juga mengeluarkan himbauan kepada seluruh pengelola toko waralaba untuk tidak beroperasi 24 jam karena selama ini menjadi sasaran para penjahat dalam melaksanakan aksinya.

Imbauan tersebut didasarkan selama ini toko waralaba tidak pernah ada petugas khusus jaga pengamanan (satpam) atau melibatkan warga disekitar berdirinya toko dalam proses meminimalisir pencurian yang terus terjadi.

Editor :
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top