Abah Anton Perintahkan Satgas Pangan Segera Tarik Mi Instan Mengandung Babi

Wali Kota Malang H M. Anton. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)
Wali Kota Malang H M. Anton. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemkot Malang tidak mau mi instan yang terdeteksi mengandung babi menjadi polemik berkepanjangan. Wali Kota H M. Anton memerintahkan satgas (satuan tugas) pangan untuk menarik mi-mi yang mengandung babi itu.

"Masyarakat Kota Malang sebagian Besar umat muslim. Mereka sangat khawatir mengonsumsi makanan yang mengandung babi. Karena itu, saya minta segera ditarik," tegas wali kota yang akrab disapa Abah Anton itu.

Sebelumnya, produk mi instan asal Korea Selatan terdeteksi mengandung babi dalam pemeriksaan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI. Yang meresahkan, mi-mi tersebut sudah tersebar di pusat pembelanjaan, termasuk di Kota Malang.

Ada empat jenis mi instan impor yang dinyatakan positif mengandung babi. Yakni mi instan U-Dong merek Samyang, Kimchi merek Samyang, Shin Ramyun merek Nongshim. dan Yeul Ramen merek Ottogi.

Di kemasan produk mi itu, tidak ada keterangan halal secara khusus. Itu juga yang membingungkan masyarakat. Pasalnya, semua dianggap halal.

Wali kota juga mengimbau kepada seluruh pelaku usaha restoran, rumah makan, maupun toko pembelanjaan untuk menggunakan bahan yang halal. Pelaku usaha diminta melihat kemasan produk itu, apakah ada keterangan dan label halal secara jelas atau tidak. Itu supaya masyarakat tidak ragu membeli produk makanan yang menjadi kebutuhannya. (*)

Pewarta : imam syafii
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top