Jadi Tuan Rumah MTQ MN XV, UB dan UM Akan Pecahkan Rekor Khataman Selama 7 Hari Nonstop

Ketua panitia MTQ MN XV Akh. Muwafik Saleh SSos MSi (paling kiri) dan Rektor UB Prof Dr M. Bisri (tengah). (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Ketua panitia MTQ MN XV Akh. Muwafik Saleh SSos MSi (paling kiri) dan Rektor UB Prof Dr M. Bisri (tengah). (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Acara fenomenal sudah disiapkan Universitas Brawaijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang(UM) ketika menjadi tuan tuan rumah penyelenggara Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQ MN) XV, 28 Juli sampai 3 Agustus 2017 nanti. UB dan UM bakal memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) khataman non-stop selama tujuh hari kali 24 jam.

Ketua Panitia MTQ MN XV Akh. Muwafik Saleh SSos MSi mengungkapkan MTQ MN  ini merupakan agenda rutin dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) yang memang digelar selama dua tahun sekali. Para pesertanya dari perguruan tinggi di Indonesia. "Saat ini yang sudah mendaftar ada sekitar 278 perguruan tinggi seluruh Indonesia yang terlibat menjadi peserta MTQ MN, terdiri swasta, negeri dan juga perguruan tinggi keagamaan Islam," ujarnya.

Perguruan tinggi negeri maupun swasta diperbolehkan mengikuti 13 jenis lomba. Namun khusus perguruan tinggi keagamaan hanya diizinkan mengikuti tiga cabang lomba. "Pesertanya lebih dari 2.000 mahasiswa. Namun kami prediksi bisa mencapai angka 3.000 orang. Nantinya para peserta akan kita tempatkan di asrama Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki)," ucap Saleh.

Panitia juga menyiapkan tempat cadangan untuk peserta maupun ofisial. Yakni asrama UM. Untuk semua peserta, biaya akomodasi, makan dan minum ditanggung panitia selama di Malang.

Di UB agenda sendiri akan diisi dengan bazar, lomba tumpengan cilik, lomba hafalan juz 30  untuk anak-anak dan lomba-lomba lainnya seperti parenting, talkshow, desain aplikasi Alquran serta qira'at. "Nantinya di Masjid Raden Fatah akan ada penceramah-penceramah terkenal seerti Ustad Yusuf Mansyur," kata Saleh.

Sebagai tuan rumah, UB menargetkan untuk bisa meraih juara di semua cabang lomba. Selain itu, yang terpenting, UB ingin sukses menjadi penyelenggara. "Kami optimistis. Sampai sekarang persiapan kami sudah 60 persen. Kami juga sudah lelang berbagai venue. H-7 akan dicek kembali oleh dewan hakim dan kami berharap bisa selesai," ujar Saleh.

Pemecehan rekor nanti akan dihadiri Ustad Yusuf Mansur. Momen itu sekaligus penutupan MTQ MN ini. (*) 

Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top