Bagi Wali Kota Malang Abah Anton, Berikan Santunan Dapat Minimalisir Kesenjangan

Wali Kota Malang H Moch Anton dalam agenda pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa yang dilakukan setiap tahun (Foto: Hezza Sukmasita/ MalangTIMES)
Wali Kota Malang H Moch Anton dalam agenda pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa yang dilakukan setiap tahun (Foto: Hezza Sukmasita/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Menggalakkan kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa sejak tahun 2005 dari keluarga Wali Kota Malang H Moch Anton bukan tanpa maksud. Selain karena menjalankan amanah dari sang Ibunda Hj Sumiati, Anton juga ingin mengajak masyarakat yang mampu untuk melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan.

Pemberian santunan ini selain juga sebagai pembersih harta dengan berzakat, Anton juga ingin mengurangi kesenjangan sosial secara perlahan.

Dalam benaknya, Anton berpikir jika seandainya orang-orang kaya di Kota Malang melakukan hal yang sama seperti dirinya di setiap harinya, maka akan dapat membantu masyarakat yang kesususahan sehingga dapat meminimalisir kesenjangan.

"Jika ada 1000 orang mampu di Kota Malang bergantian memberi santunan maka Insya Allah semua duafa di Kota Malang akan bahagia. Tidak menutup kemungkinan dapat membantu meminimalisir kesenjangan sosial," tutur Anton.

Menurut hemat Anton, jumlah penduduk Kota Malang yang mencapai 2 juta penduduk, pasti ada yang memiliki kelebihan rejeki. Apabila mereka memberikan santunan kepada anak yatim dan duafa secara bergantian maka tidak menutup kemungkinan fakir miskin di Kota Malang dapat berkurang jumlahnya.

"Santunan harus terus dilakukan untuk mencapai keseimbangan. Saya ingin Kota Malang berjalan sesuai dengan tujuan dan visi misi kita yaitu tercapainya kesejahteraan dengan baik. Ini tentu untuk mencapai keseimbangan sosial," tandas Anton.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top