Abah Anton: Kaum Duafa Bagi Saya Seperti Ibu Sendiri

Wali Kota Malang H Moch Anton dikerumuni ibu-ibu yang berebut ingin memeluk usai pembagian santunan. (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)
Wali Kota Malang H Moch Anton dikerumuni ibu-ibu yang berebut ingin memeluk usai pembagian santunan. (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Menyantuni anak yatim dan kaum duafa di Kota Malang yang jumlahnya belasan ribu di Baiduri Sepah Ballrom and Convention bukanlah agenda yang baru saja dimulai keluarga Wali Kota Malang H Moch Anton.

Lebih dari itu, Anton menganggap duafa yang datang seperti ibunya sendiri, seperti orang tuanya sendiri. Agenda yang sudah dilakukannya sejak 2005 lalu ini tidak lain adalah wasiat mendiang Ibunda Abah Anton.

"Saya anggap kaum duafa adalah orang tua saya. Itu karena wasiat ibu yang ditinggalkan kepada saya," tutur Anton.

Dalam wasiatnya, sang Ibunda mlberpesan agar Anton selalu mengingat bagaimana sulitnya seorang ibu berjuang membesarkan anaknya. Seperti apa perjuangan ibu merelakan segala waktu dan tenaganya demi sang anak.

"Ibu pernah berpesan, jika diberi rizki oleh Allah bagikan kepada orang yang seperti ibu, yang susahnya seperti ibu. Kamu harus ingat bagaimana susahnya ibu dulu. Sepanjang Allah masih memberi rizki kamu harus membagikannya," ujar Anton menirukan wasiat sang Ibunda.

Berangkat dari hal inilah, Anton begitu mencinatai kaum duafa sama halnya dengan ketiak dia mencintai anak yatim.

Istimewanya, kegiatan semacam ini mendapat dukungan penuh dari keluarga besar suami Dewi Farida Suryani ini. Bahkan, anak-anak dan istrinya turun tangan langsung dalam pembagian santunan.

Pewarta : Hezza Sukmasita
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top