Timnas U-19 Perbanyak Uji Coba untuk Tambah Jam Terbang

Indra Sjafri (kanan) saat diwawancarai wartawan MalangTIMES, Hendra Adi Saputra, Senin (19/6/2017) (Anggara Sudiongko/MALANGTIMES)
Indra Sjafri (kanan) saat diwawancarai wartawan MalangTIMES, Hendra Adi Saputra, Senin (19/6/2017) (Anggara Sudiongko/MALANGTIMES)

MALANGTIMES - Timnas Indonesia akan beruji coba dengan Djoko Purwoko Football Foundation (DPFF) Malang United di Stadion Gajayana, Kota Malang.

Pada latih tanding tersebut, Indra Sjafri menginginkan anak asuhnya bisa mendapatkan jam terbang tinggi, agar lebih bermain secara dewasa.

Uji coba ini adalah sebagian perjalanan Timnas U-19 di Indonesia dengan tujuan untuk mematangkan tim.

"Beruji coba dengan Malang United ini juga bagian dari perjalanan kami. Karena saya juga ingin lihat anak-anak. Dan juga saya ingin berikan kesempatan untuk pemain agar dapat jam terbang yang sama," ujar Indra Sjafri saat dijumpai MALANGTIMES, Senin (19/6/2017).

Sepak bola Indonesia kali ini memang menunjukkan progres yang sangat meningkat. Dimana anak-anak muda bertalenta sangat banyak tumbuh berkembang didaerah-daerah.

Peningkatan tersebut tak lain dengan banyaknya event internasional yang diikuti oleh Rahmat Irianto dkk.

Event internasional terakhir yang diikuti Timnas U-19 adalah turnamen Toulon 2017 di Perancis. Walau tidak meraih hasil yang maksimal, namun permainan Merah Putih mampu menyulitkan negara lain.

Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri menyatakan bahwa timnya saat ini sudah mengalami progres yang cukup bagus.

Namun Indra Sjafri tak puas hanya cukup disitu saja. Ia ingin skuatnya lebih banyak try out untuk mengasah cara bermain yang bagus agar mendapatkan prestasi yang maksimal.

"Dalam tiga bulan ini pemain kami sudah mengalami progres yang cukup bagus, tapi kan memang butuh proses untuk meningkatkannya. Makanya kami perbanyak uji coba dengan strategi dan susunan pemain yang berbeda," papar Indra Sjafri.

Mantan pelatih Bali United ini menambahkan bahwa turnamen yang pernah diikuti Timnas U-19 cukup memberikan mereka pelajaran berharga. Karena pada saat itu timnya bermain cukup apik, namun mereka gagal mendapatkan hasil yang bagus.

Indra Sjafri menilai latar belakang sepak bola tim Eropa sangat kuat, tapi minimal skuatnya bisa mengimbangi saat mengikuti turnamen Toulon di Perancis.

"Ada yang bilang bahwa Indonesia tertinggal 20 tahun, saya pikir itu harus dihilangi lah. Karena anak-anak Indonesia sebenarnya mampu bersaing ditingkat internasional," jelas Indra Sjafri.

Untuk lebih meningkatkan skuatnya, Indra Sjafri mengaku akan tambal sulam timnya. Karena ini adalah sebuah bentuk persiapan Timnas U-19.

"Mungkin habis lebaran ini akan ada pemanggilan pemain baru. Ada lima pemain Indonesia bermain diluar, itu yang akan kami panggil," pungkas Indra Sjafri.

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top