Minuman Penghangat Tubuh yang Khas Malang Banget!

ilustrasi : malangtimes
ilustrasi : malangtimes

MALANGTIMES - Hujan kerap menyambangi Kota Malang belakangan ini, efeknya cuaca jadi dingin dan tubuh kerap merinding kedinginan. 

Saatnya untuk berburu minuman penghangat tubuh nih, Malang punya loh beberapa minuman penghangat tubuh yang enaknya ga main-main, sekali coba pasti pengen lagi.

Apa aja sih minumannya? Nih beberapa minuman penghangat tubuh khas Malang :


1. Wedang Ronde

Wedang ronde disajikan dalam wadah mangkok dengan kuah air jahe panas. Terdapat beberapa isian diantaranya ronde, kacang tanah dan agar-agar. Rasa hangat langsung menyeruak di tenggorokan, saat suapan wedang ronde dimasukkan ke dalam mulut.

Bahkan tidak hanya tenggorokan, badanpun mulai merasakan hawa hangat, akibat dari efek jahe yang ada di dalam wedang ronde. Wedang ronde sangat cocok jika dinikmati di saat malam di Kota Malang yang dingin.

Salah satu yang paling populer adalah Kedai Wedang Ronde Titoni. Kedai Wedang Ronde Titoni sudah ada sejak tahun 1948 dan mangkal di Jalan Zaenul Arifin, tidak jauh dari Alun-alun Kota Malang. Untuk wedang ronde Titoni, tidak perlu diragukan lagi kenikmatannya.

Ada juga kedai wedang ronde yang ga kalah enaknya sekitar 2 km arah selatan Alun-alun Kota Malang, tepatnya di Jalan Pulau Sempu yaitu Kedai Wedang Ronde dan Angsle Akor. 


2. Wedang Angsle

Wedang Angsle merupakan sajian minuman hangat, berupa kuah santan dengan rasa pandan. Dalam satu mangkok angsle terdapat roti tawar, petulo, kacang hijau, mutiara dan ketan. Angsle ada yang diberi jahe, tetapi ada juga yang tidak, sehingga memiliki citarasa berbeda dibandingkan wedang ronde. Terutama kuah santan dan rasa pandannya, menjadikan angsle memiliki rasa yang khas. Satu mangkok angsle, selain menghangatkan badan, juga cukup mengenyangkan. Angsle ini bisa kalian dapati di Kedai Ronde Titoni dan Kedai Akor.


3. STMJ

STMJ sendiri merupakan singkatan dari komposisi minumannya yang terdiri dari susu, telur, madu, dan jahe.

Campuran rasa yang luar biasa dari minuman ini memberi perasaan hangat dan juga mengenyangkan setelah meminumnya. Beberapa warung STMJ yang cukup terkenal adalah SMTJ Pak Sentot yang berada di daerah Bareng Kulon, tidak jauh dari Jl. Kawi dan telah buka sejak tahun 70-an, serta STMJ 29 yang berada di Jl. Trunojoyo. Ada juga kedai STMJ yang ga pernah sepi pengunjung di daerah Pulosari.


4. Tahwa

Berasal dari China dan banyak dikenal di beberapa kota di Indonesia. Orang Malang menyebut hidangan tersebut sebagai tahwa sedangkan beberapa daerah lain menyebutnya sebagai kembang tahu.

Hidangan ini sendiri sudah sangat lama dikenal di wilayah Malang dan bisa disebut sangat cocok dengan kondisi kota ini. Campuran jahe dan gula merah pada kuah memberi rasa hangat ketika malam hari sedang dingin-dinginnya, selain itu ditambah juga dengan isian berupa tahu yang lembut dan lumer di mulut.

Tahwa adalah sebuah olahan sari kedelai yang dibekukan hingga menghasilkan tahu yang sangat lembut lalu disajikan dengan kuah jahe panas. Jadi Anda akan merasakan dua perpaduan, yaitu lembutnya tahwa dan hangatnya kuah jahe serta manfaat yang ada dalam satu mangkuk tahwa.

Di Kota Malang sendiri terdapat banyak penjual tahwa yang menjajakan dagangannya. Salah satu tahwa yang cukup terkenal dan memiliki banyak penjual di Malang adalah Tahwa Faiz. Di Kota Malang sendiri, Tahwa Faiz memiliki puluhan cabang yang menjual hidangan hangat ini di seputaran Kota Malang.

Penjual tahwa lain yang cukup digemari dan ramai adalah Tahwa Mas Agus yang berada di wilayah jalan Aries Munandar. Sama seperti umumnya penjual tahwa di Malang, Tahwa Mas Agus juga hanya berjualan dengan gerobak di pinggir jalan dan deretan kursi plastik bagi orang yang ingin langsung menikmati tahwa.

Selain lezat dan sangat cocok dengan udara Kota Malang ketika sedang dingin, hidangan ini juga murah.

Tak hanya enak, manfaatnya pun banyak. Bahkan di Jepang tahwa populer di kalangan ibu menyusui, karena dapat meningkatkan produksi air susu ibu. Selain itu tahwa juga populer di kalangan orang yang sedang berdiet, karena kandungan 80 persen lemak tidak jenuhnya. Untuk mendapatkan khasiat dari tahwa, maka sebaiknya tahwa dikonsumsi setiap hari pada pagi hari atau malam hari, minimal satu mangkuk berukuran sedang.


5. Petulo

Salah satu kudapan hangat berkuah santan yang khas dari Malang adalah Petulo, semacam putu mayang tapi dibentuk bulat seperti mie.

Petulo khas Malang ini juga tak kalah nikmat jika dimakan bersama kue cucur alias kucur atau serabi dengan kuah santan beraroma pandan selagi hangat. Bila sedang hujan, Petulo sangat pas jika dinikmati bersama keluarga. Hangatnya kuah santan dan sejuknya suasana di luar tentu perpaduan yang begitu pas. 


6. Sekoteng

Untuk minuman penghangat yang tinggal seduh aja juga ada nih, namanya Sekoteng.
Biasanya sudah dalam bentuk sachet, jadi praktis banget. Isiannya agar-agar yang dipotong kotak-kotak kecil, kacang tanah sangrai, jahe, gula. 
Bisa didapat di supermarket- supermarket terkemuka di Kota Malang.


7. Kacang Kuwa

Kalau lagi pengen kudapan hangat dengan bahan dasar kacang tanah, silakan coba Kacang Kuwa ini. Rasanya manis, legit, gurih, enaaaakkk banget! Olahan dari kacang tanah yang dimasak sampai empuk dalam kuah santan lalu diberi gula dan perasa vanili ini lumer di mulut. Biasanya ditemani cakwe ketika nenikmati kudapan satu ini. Kudapan yang berasal dari China ini juga bisa kalian nikmati di Kedai Ronde Titoni.


So, minuman dan kudapan ini bisa jadi alternatif jajanan lain kala Malang lagi dingin-dinginnya. Bon appétit !

Pewarta : Ira Pudjosakti
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top