Tanggapi Pinangan Ketua DPD Golkar Kota Malang, Nelly Pilih Tersenyum

Ketua DPD Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly (kerudung merah) bersama Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko (peci hitam) dalam kegiatan sambang partai silaturahmi di Kantor DPD Golkar Kota Malang.(foto : Imam Syafii)
Ketua DPD Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly (kerudung merah) bersama Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko (peci hitam) dalam kegiatan sambang partai silaturahmi di Kantor DPD Golkar Kota Malang.(foto : Imam Syafii)

MALANGTIMES - Menanggapi celetukan politik Ketua DPD Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, yang akan melamarnya menjadi calon wakilnya pada Pilwali 2018, Ketua DPD Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly memilih tersenyum.

Politisi yang akrab disapa Mbak Nelly ini rupanya tidak ingin gegabah menanggapi tawaran sejumlah elit politik di Kota Malang yang belakangan mulai melirik sosok aktivis sosial ini.

Termasuk tawaran dari Ketua DPD Golkar Kota Malang yang bisa jadi akan meminangnya menjadi calon wakilnya pada Pilwali 2018 nanti.

Menurutnya, segala kemungkinan bisa saja terjadi. Termasuk peluang dirinya dan partai yang ia nahkodai berkoalisi dengan Partai Golkar untuk memenangkan pertarungan politik pada pesta demokrasi lokal Kota Malang 2018 mendatang. 

"Kalau saya mengalir saja mas. Kita lihat nanti perkembangannya seperti apa," tutur Nelly singkat sembari tersenyum.

Yang terpenting baginya, sambutan jajaran pengurus DPD Golkar  terhadap DPD Perindo Kota Malang pada momentum silaturrahmi dan sambang partai ini sesuatu yang luar biasa.

Bahkan, Mbak Nelly menilai kunjungan ke Partai Golkar kali ini merupakan pertemuan yang luar biasa dan istimewa.

Apalagi forum ini dihadiri sejumlah pengurus dan kader Golkar Kota Malang secara lengkap, termasuk mereka yang kini duduk di kursi legislatif Kota Malang.

"Saya merasa senang sekali. Bagi saya pertemuan ini sangat spesial dan istimewa. Artinya mereka benar-benar menghargai kami sebagai partai yang besar meskipun belum memiliki kursi di dewan," ujar Mbak Nelly kepada MalangTIMES usai pertemuan, Minggu (21/5/2107).

Suasana gayeng dan komunikasi politik yang penuh kekeluargaan dengan Partai Golkar merupakan modal dan kekuatan yang luar biasa untuk melakukan gerakan sosial kemasyarakatan yang lebih masif ke depan.

"Di sini saya belajar banyak. Banyak ilmu politik yang bisa saya pelajari dari Partai Golkar. Khususnya dalam kaitannya dengan sistem politik di legislatif maupun eksekutif. Kami juga merasa sangat dihormati dan dihargai sebagai teman yang saling mengisi untuk perjuangan memajukan Kota Malang ke depan,"  beber Mbak Nelly.

Ditambahkan, kegiatan sambang partai dan silaturrahmi ini bisa menjadi pola komunikasi antar partai yang saling menghargai dengan prinsip kekeluargaan.

Image negatif bahwa antar partai politik selalu saling jegal dan diliputi permusuhan, lanjutnya, harus dibuang jauh-jauh agar masyarakat tidak semakin apatis dengan politik.

Karena sejatinya berpolitik menurutnya hanyalah jalan untuk mencapai kemakmuran dan kemaslahatan bersama. 

Editor :
Publisher : Aditya Fachril Bayu
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top