Wujudkan Keluarga Sejahtera BKKBN Bentuk Kelompok Kegiatan

Kepala BKKBN Jawa Timur Drs Koeshendarwito MAP kompak berfoto dengan kader dari segala usia dalam kegiatan peningkatan Capacity Building, Kamis (18/5). (Foto: Aditya Bayu Fachril/ MalangTIMES)
Kepala BKKBN Jawa Timur Drs Koeshendarwito MAP kompak berfoto dengan kader dari segala usia dalam kegiatan peningkatan Capacity Building, Kamis (18/5). (Foto: Aditya Bayu Fachril/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Membangun keluarga sejahtera merupakan program yang tengah serius digarap Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur. Untuk menunjang hal itu, BKKBN Jawa Timur memberikan berbagai model kegiatan melalui pembentukan kelompok-kelompok kegiatan.

Di bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS PK) saja ada 8 jenis kelompok kegiatan. Seperti kelompok Bina Keluarga Balita, Kelompok Bina Keluarga Remaja, Kelompok Bina Keluarga Lansia dan kelompok PIK Remaja Sekolah.

Tidak hanya itu, ada juga Kelompok PIK Remaja Umum, Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS), Kelompok Harmoni Sejahtera dan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS).

Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS KP) BKKBN Jawa Timur Dra. Suhartuti MM menjelaskan masing- masing kelompok kegiatan di masing-masing daerah di Jawa Timur ini dilombakan.

"Masing- masing kader sebenarnya sudah memiliki begitu banyak potensi, ajang perlombaan semacam ini sengaja dibuat untuk kembali menyuntikkan semangat berkembang bagi kader-kader," ujar wanita yang akrab disapa Tutik ini.

Tutik menambahkan kelompok kegiatan yang berjumlah 330 peserta dari 33 kota/ kabupaten yang aktif dan peduli dengan program pemberdaayan keluarga selanjutnya diundang ke dalam forum yang bertajuk Capacity Building bagi Pengelola, Kader, dan PLKB serta Jambore Ajang Kreativitas Provinsi Jawa Timur 2017 di Hotel Selecta, Batu, pada Kamis (18/5) hingga Sabtu (20/5).

"Yang utama, kader sudah pintar soal program-program dari BKKBN. Kami hanya ingin melecutkan semangatnya lagi. Dengan lomba-lomba dan pertemuan semacam ini sebagai reward. Di sini mereka bisa tukar pikiran antar remaja dengan yang tua. Makanya kamarnya dicampur agar terjalin komunikasi dan kerjasama," tukas Tutik.

Pewarta : Hezza Sukmasita
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top