Pemkot Malang Pamerkan Bagusnya Layanan Perizinan di Simposium Pelayanan Publik Jatim 2017

Stan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Malang dalam gelaran pameran dan Simposium Pelayanan Publik Jawa Timur 2017 yang digelar di Gelora Joko Samudro Gresik. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)
Stan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Malang dalam gelaran pameran dan Simposium Pelayanan Publik Jawa Timur 2017 yang digelar di Gelora Joko Samudro Gresik. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Malang turut andil dalam gelaran pameran dan Simposium Pelayanan Publik Jawa Timur 2017 yang digelar di Gelora Joko Samudro, Gresik, mulai Kamis (18-20/5/2017).

Kegiatan yngg mengusung tema "Kita Wujudkan Reformasi Birokrasi dan Pemeberdayaan SDM Aparatur Menuju Pemerintah yang Melayani"  itu diikuti peserta dari kabupaten-kota se-Jawa Timur.

Acara yang diselemggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) bekerja sama dengan Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Gresik itu juga menjadi acara puncak penganugerahan penghargaan untuk peraih Top 99 Pelayanan Publik 2017.

Dalam acara ini, DPM PTSP memamerkan 47 jenis layanan perizinan dari 13 bidang dan 8 jenis layanan non-perizinan dari 4 bidang berdasarkan Peraturan Wali Kota Malang Nomor 7 Tahun 2017.

Tak hanya memamerkan bagusnya informasi layanan perizinan. Dinas yang bertempat di perkantoran terpadu gedung A lantai II Jalan Mayjend Sungkono, Tlogowaru, Kota Malang,  tersebut juga memberikan program pelayanan kepada pengunjung tentang gambar drafter gratis.

Pada pameran yang berlangsung selama 3 hari ini, DPM PTSP juga menayangkan visualisasi video pelayanan perizinan berbasis online serta company profil pelayanan DPM PTSP Kota Malang berupa informasi persyaratan perizinan yang dikemas dengan teknologi digitalisasi di layar monitor.

Berdasarkan pantauan MalangTIMES, pengunjung yang datang sangat antusias saling tanya jawab kepada pegawai DPM PTSP, mulai proses mengurus perizinan hingga surat perizinan dikeluarkan. 

Kabid Data dan Sistem Informasi DPM PTSP Kota Malang Alwiyah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang perizinan maupun non-perizinan. "Kami edukasi masyarakat dengan menjelaskan perayaratan kepengurusan perizinan maupun nonperizinan. Pengunjung di sini sangat antusias banyak yang tanya proses kepengurusan perizinan," kata Alwiyah kepada MalangTIMES, Kamis (18/5/2017) siang.

Menurut Alwiyah, selain mengedukasi layanan perizinan, DPM PTSP Kota Malang memamerkan program andalan yang tak dimiliki dinas kota/kabupaten lain, yaitu gambar drafter gratis. "Tadi banyak pengunjung dari berbagai kota menanyakan Kota Malang luar bisa memiliki program gambar drafter gratis untuk mengurus IMB bagi orang tidak mampu yang memiliki bangunan di bawah 100 meter persegi," terangnya. Dia berharap, program gambar drafter gratis ini kedepan mampu memotivasi masyarakat untuk segera mengajukan IMB.

Harapannya persentase kepemilikan IMB di Kota Malang akan meningkat. Selama ini masyarakat masih minim untuk mengurus IMB. "Karena itu, DPM PTSP kian menggencarkan sosialisasi ke sampai tingkat kecamatan," ujarnya. Kemudian, bila pengunjung masih kurang memahami, DPM PTSP memberikan brosur persyaratan kepengurusan perizinan. (*)

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top