Seribu Lebih Perusahaan Punya Tunggakan BPJS Kesehatan, Nilai Capai Rp 6 Miliar

Loket pendaftaran BPJS Kesehatan. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Loket pendaftaran BPJS Kesehatan. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Lebih dari seribu atau tepatnya 1.162 perusahaan maupun badan usaha mempunyai tunggakan pembayaran ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terhitung sampai Maret 2017. Angka totalnya Rp 6,2 miliar

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Malang Hendry Wahjuni mengatakan, sepanjang 2017 iuran BPJS Malang ditargetkan dengan nilai Rp 529 miliar. "Namun realisasinya masih cukup jauh, yakni baru Rp 106 miliar atau 20 persen sampai Maret 2017," ungkapnya.

Selain tunggakan oleh badan usaha, perusahaan atau badan usaha yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan juga masih cukup banyak. Ada sekitar 500 perusahaan yang belum mendaftarkan diri. "Data itu pun belum termasuk yang berada di area Batu. Kalau mencakup Malang Raya, bisa lebih banyak," jelasnya.

Penyebab banyaknya tunggakan oleh para pengusaha sendiri disebabkan banyak faktor. Misalnya, ketidakmampuan perusahaan dalam membayar iuran. Namun juga ada yang menganggap bahwa pembayaran itu hanya dilakukan pada saat pertama melakukan pendaftaran. "Selain itu, ada karena memang orangnya sendiri malas karena lokasi bayarnya cukup jauh," ujar Hendry.

Ia juga mengungkapkan, klaim total yang harus dibayar BPJS  Kesehatan sepanjang 2016 sangat banyak. Yakni sebesar Rp 1,2 triliun. Sedangkan iuran yang masuk hanya sekitar Rp 500 miliar. Jadi, masih banyak tanggungan. (*)

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : debyawan erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top