Kadisparbud Kabupaten Malang : Apapun Makanannya, Minumnya Kopi Amstirdam

Made Arya Wedanthara, Kepala Disparbud Kabupaten Malang (kiri) selaku leadingsektor pembangunan kafe kopi Amstirdam saat meninjau lokasi bersama kadis PKPCK dan Kasatpol PP Kabupaten Malang, Selasa (16/05) (Foto: Nana/ MalangTIMES)
Made Arya Wedanthara, Kepala Disparbud Kabupaten Malang (kiri) selaku leadingsektor pembangunan kafe kopi Amstirdam saat meninjau lokasi bersama kadis PKPCK dan Kasatpol PP Kabupaten Malang, Selasa (16/05) (Foto: Nana/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - 'Apapun makanannya, minumnya kopi Amstirdam,'. Begitulah secara spontan slogan tersebut meluncur dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara, saat berada di lokasi yang akan dibangun kafe kopi Amstirdam, yaitu di areal Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jl. KH. Agus Salim, Kota Malang, Selasa (16/05).

Slogan spontanitas tersebut menggambarkan bahwa nantinya di sekitar akhir tahun 2017, Kafe Kopi Amstirdam yang akan dilaunching juga menyajikan berbagai menu makanan khas Malang dan berbagai display yang bertemakan kekayaan pariwisatanya.

"Konsepnya kafe dengan tujuan memperkenalkan sisi keunggulan kulinernya. Tapi menu juaranya tetap kopi Amstirdam," kata Made saat wawancara dengan MALANGTIMES.

Disparbud Kabupaten Malang sebagai leading sektor dalam proyek pembangunan kafe ini, lebih dominan nantinya bergerak dalam penguatan informasi pariwisata di Kabupaten Malang. Baik melalui berbagai pemasangan poster, photo, display sampai pada pemilihan berbagai cinderamata dan menu makanan sebagai penguat keberadaan kopi Amstirdam.

"Di sini nantinya memang juga akan dibangun Tourist Information Center (TIC) dengan duta-duta wisata yang siap setiap saat," terang Made. 

TIC inilah yang nantinya juga menjadi penyambung informasi pariwisata bagi masyarakat baik dalam maupun luar dan mancanegara. "Para duta wisata standby nanti di kafe, sehingga akan semakin memudahkan informasi dari berbagai lokasi wisata di Kabupaten Malang," imbuh Made.

Konsep penyebaran informasi pariwisata melalui kafe kopi Amstirdam juga nantinya akan diperkuat dengan berbagai medium visual yang akan disusun oleh Disparbud Kabupaten Malang.

Walau akan menjadi meriah nantinya dengan berbagai medium informasi pariwisata, Made akan lebih memfokuskan menu kopinya. Dalam rencananya kopi Amstirdam bukan saja sekedar untuk dijualbelikan saja sebagai menu minuman semata, tetapi nanti akan dilengkapi dengan sejarah, proses, kualitas, manfaatnya yang bisa direguk oleh masyarakat.

"Jadi brandingnya akan lebih komprehensif. Yang datang bukan saja sekedar minum kopi tapi juga mereguk pengetahuan kopi Amstirdam ini," tutur Made yang yakin bahwa dengan konsep tersebut, kualitas kenikmatan kopi Amstirdam tidak hanya dicicipi oleh orang Eropa saja tetapi juga jadi bagian dari budaya ngopi masyarakat setempat.

"Kita berharap besar bahwa dengan pembangunan kafe kopi Amstirdam ini juga dikenal, dinikmati dan akhirnya dicintai masyarakat Kabupaten Malang. Nantinya akan menjadi ikon tersendiri dalam konteks kepariwisataan," ucap Made.

Berbagai konsep dalam pembangunan kafe kopi Amstirdam ini juga, tidak menutup kemungkinan akan terus berkembang dengan berbagai suguhan lainnya, selain kopi dan makanan tradisi Malangan. Misalnya menjadi ruang apresiasi seni dan budaya khas Malang yang akan menambah daya pesona pengunjung.

"Kita memang memiliki rencana seperti itu. Mungkin bisa kita buat stage (panggung) untuk acara tersebut di depan kafe kopi ini," ujar Made.

Tetapi, kembali kepada slogan spontannya di kafe kopi Amstirdam ini, 'Apapun Makanannya (dan acaranya), minumnya kopi Amstirdam,'.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top