KONI Kota Malang Beri Arahan Panitia Penyelenggara Porprov Bali XIII

Ketua Umum KONI Kota Malang, Bambang DH Suyono (Hendra Saputra/MALANGTIMES)
Ketua Umum KONI Kota Malang, Bambang DH Suyono (Hendra Saputra/MALANGTIMES)

MALANGTIMES- Sukses menggelar beberapa kali Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov), KONI Kota Malang menjadi acuan studi bagi KONI Kabupaten Gianyar, Bali yang akan menjadi tuan rumah Porprov XIII mendatang.

KONI Kota Malang yang diketuai oleh Bambang DH Suyono ini menekankan pada KONI Kabupaten Gianyar bahwa yang terpenting adalah penginapan dan konsumsi. Biasanya memang yang ditekankan masing-masing daerah yaitu akomodasi dan antar jemput atlet.

"Mereka ke sini untuk melihat pengelolaan kantor KONI Kota Malang, terus kami juga punya fitness center dan pembinaan atlet. Karena kami kan proaktif dalam pembinaan atlet," ujar Bambang DH Suyono, Ketua Umum KONI Kota Malang.

Ia melanjutkan, selain itu KONI Gianyar ingin mencari pengalaman dan ingin sukses pada penyelenggaraan Porprov. Karena KONI Kota Malang sendiri sudah pernah dan sukses beberapa kali menjadi tuan rumah.

Sementara itu Panitia Pelaksana Porprov Bali XIII Kabupaten Gianyar, Pande Made Purwata, STP, SH mengatakan bahwa Kabupaten Gianyar, Bali, yang menjadi tuan rumah saat ini terkendala anggaran. Karena anggaran saat ini dibebankan oleh tuan rumah, beda dengan saat Kota Malang menjadi tuan rumah Porprov. Anggaran saat itu 70 sampai 80 persen ditanggung oleh provinsi.

Ia pun menambahkan memilih Kota Malang dalam kunjungannya karena selain pernah sukses menggelar Porprov, juga pertimbangan Malang sebagai acuan kota lain dalam hal olahraga.

"Kami memilih Kota Malang karena selain prestasinya yang nomor 2 se Jawa Timur. Juga pernah menjadi tuan rumah Porprov. Banyak pengalaman yang kami dapat dari sini, walaupun waktunya begitu singkat," tutur Pande.

Meski terkendala biaya, Bambang DH Suyono yakin Gianyar Bali juga akan mampu menyelenggarakan Porprov. "Masalahnya yang di sana hanya pada anggaran, karena dibebankan pada tuan rumah. Kalau di sini kan dari provinsi. Tapi di sana kan cuma 9 kabupaten, saya kira tidak terlalu berat untuk akomodasi. Misal dari Denpasar kan bisa langsung itu," pungkasBambang DH Suyono.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top