Prestasi Manajemen d'Kroos BC Mendapat Apresiasi Menpora

Frontman d
Frontman d'Kross BC Malang, Ir H Ade Herawanto MT, Menpora, Imam Nahrowi, dan Petinju d'Kross BC Malang, Hero Tito (dari kiri) foto bersama saat berada di Bandara Abdulrachman Saleh. ( d'Kross BC Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Prestasi mentereng yang diraih petinju juara dunia asal Kota Malang Hero Tito, membuat Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi berjanji untuk bertemu dan memberikan apresiasi kepada petinju besutan d'Kross BC Malang tersebut.

Janji itu, Kamis, (10/5/2017) dibuktikan Imam dengan berkunjung ke Kota Malang dengan memberi rekomendasi secara tertulis, supaya promotor dan sasana yang menaungi petinju 30 tahun itu segera mempersiapkan partai kejuaraan dunia.

Dalam kunjungannya ke Kota Malang itu disambut hangat rombongan manajemen d'Kross BC yang dipimpin sang frontman, Ir H Ade Herawanto MT saat menjemput kedatangannya mendarat di Bandara Abdulrachman Saleh, sekitar pukul 14.15 WIB.

Tak hanya menemui Hero saja, kedatangannya sekaligus menghadiri pengajian Nifsyu Sya'ban. Dalam kesempatan bertatap muka kali ini, pria kerab disapa Sam Ade ini juga menyampaikan hasil Resolusi Tugu Balaikota yang dicetuskan bersamaan dengan gelaran Malang Super Fight 2017, 23 April lalu.

Resolusi yang dihasilkan dari pertemuan melibatkan para tokoh Aremania, Pasoepati, petinggi Persis Solo, manajemen d'Kross BC dan Saestu BC Solo, para stakeholder serta insan tinju Malang Raya tersebut, menghasilkan sejumlah butir usulan.

Diantaranya, yang pertama adalah memohon perhatian lebih kepada Menpora terhadap dunia tinju Tanah Air yang tengah meredup. 

Upaya mendesak yang perlu dilakukan salah satunya harus merevolusi badan tinju nasional yang sekarang dianggap masih melempem semua.

Kedua, resolusi menghasilkan usulkan betapa pentingnya keberadaan fasilitas training center baik untuk cabor sepakbola maupun tinju di Malang Raya.

Nantinya, fasilitas-fasilitas tersebut harus disediakan secara profesional. Untuk teknisnya, bisa menggandeng investor luar negeri atas restu Menpora.

Kabarnya, untuk hal ini sudah ada pandangan investor yaitu salah satu produsen infrastruktur olahraga dari luar negeri. Ketiga, masyarakat Malang Raya berkomitmen menjadi yang terbaik di bidang olahraga tinju dan sepakbola. 

Dari kedua cabor bergengsi ini, diharapkan bisa membawa harum nama Indonesia di pentas internasional. Keempat, masyarakat khususnya generasi muda Malang Raya siap mendukung program-program cerdas Menpora yang tentunya dituangkan ke berbagai jenis dan tema kegiatan positif.

Bak gayung bersambut, Imam Nahrawi mengapresiasi usulan-usulan tersebut. Bahkan menteri yang pernah menjadi anggota DPR RI itu bertekad bisa merealisasikannya sesegera mungkin.

Nahrawi berniat menjembatani Sam Ade dan manajemen d'Kross BC untuk membangun relasi dan jaringan yang lebih luas dengan promotor-promotor nasional hingga internasional.

Tak hanya itu, Menpora juga bersedia memfasilitasi upaya semakin mengenalkan Hero Tito kepada publik dengan menggandeng rekan-rekan media Tanah Air. Tak bisa dipungkiri, promosi juga menjadi bagian penting dalam industri olahraga dalam negeri.

Termasuk kepada Hero Tito, pria kelahiran 8 Juli 1973 tersebut menyerukan supaya petinju kebanggaan Bhumi Arema ini, terus mengasah skill dan mempersiapkan diri menyongsong laga demi laga untuk mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan versi World Professional Boxing Federation (WPBF).

Terdekat, rencananya Hero bakal kembali naik ring pada 20 Agustus mendatang di GOR Sritex Solo, Jawa Tengah dengan meladeni lawan petinju asal Australia.

"Harus terus semangat. Gelar juara dunia harus dipertahankan di Bhumi Pertiwi. Persiapan ke arah sana harus sedemikian matang," pesan Nahrawi kepada Hero yang didampingi Sam Ade, tim pelatih dan manajer d'Kross BC.

Nahrawi menambahkan, agar pamor Hero tak sampai kalah dengan juara tinju dunia yang juga dimiliki Indonesia, Daud Yordan. Bahkan dia sempat menyelethuk, jika perlu Hero melakoni duel kontra petinju asal Kalimantan Barat berjuluk 'Cino' itu.

Tingginya ekspektasi dan apresiasi yang ditunjukkan Menpora membuat segenap awak d'Kross BC kian bersemangat menggelorakan kembali cabor tinju nasional yang serasa mati suri.

"Tentunya perhatian dan dukungan nyata dari Pak Imam Nahrawi semakin melecut kami untuk mewujudkan mimpi-mimpi besar yang kami cita-citakan. Restu ini menjadi sinyal positif bagi kami untuk terus bergerak maju," sambung Sam Ade d'Kross.

Sore harinya, Menpora melanjutkan agenda dengan menghadiri sarasehan bersama perwakilan Aremania, insan tinju dan sepakbola Malang Raya di Pujasera Keraton Samudro Defoods, kawasan Cengger Ayam, Lowokwaru, Kota Malang.

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top