Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unikama Dituntut Mundur

Mahasiswa Unikama saat melakukan aksinya meminta Ketua Panitia Pemilihan Rektor mundur, Selasa (9/5/2017) (Foto : Sahrul Hidayah/MalangTIMES)
Mahasiswa Unikama saat melakukan aksinya meminta Ketua Panitia Pemilihan Rektor mundur, Selasa (9/5/2017) (Foto : Sahrul Hidayah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kinerja panitia pemilihan Rektor Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) dipertanyakan seluruh civitas akademika. Baik dosen maupun mahasiswa.

Selasa (9/5/2017) siang puluhan mahasiswa yang dipimpin Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unikama Fahrur Rozi mendatangi gedung rektorat.

Aksi ini mereka lakukan lantaran proses pemilihan rektor yang sedianya saat ini sudah selesai harus ditunda dan penuh ketidakpastian.

"Kalau sesuai jadwal resmi yang dirilis panitia, tanggal 8 Mei 2017 kemarin seharusnya sudah ada pelantikan," kata Fahrur Rozi.

Mahasiswa yang tengah berada di semester VIII jurusan pendidikan kimia ini menyayangkan sikap panitia yang tidak profesional.

Bahkan dalam tuntutannya, dia bersama mahasiswa lainnya menginginkan ketua panitia pemilihan rektor yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor IV Unikama Dr Sujito untuk mundur.

Itu karena sikap tidak profesional yang ditunjukkan Sujito dalam menyelenggerakan proses pemilihan.

"Kami tidak habis pikir,  jadwal yang mereka (panitia) susun sendiri bisa molor. Ini menunjukkan kinerja yang sangat buruk dan tidak bisa ditoleransi," tegas mahasiswa asli Pamekasan Madura ini.

Selain menyampaikan aspirasinya, dalam aksi tersebut massa juga ingin mendapatkan penjelasan dari Sujito.

Namun sayang puluhan mahasiswa yang membawa tulisan permintaan mundur sang ketua ini tidak ditemui Sujito.

Yang bersangkutan tampaknya memang sedang tidak ada di kantornya. Hal ini juga dibenarkan staf rektorat yang mengatakan kepada MalangTIMES jika WR IV sedang keluar.

Bahkan saat dihubungi lewat telepon selulernya, hanya terdengar nada sambung namun Sujito sepertinya enggan menjawab.

Pun demikian dengan pesan singkat via Whatsapp yang hanya dibaca oleh Sujito sejak dua hari lalu.

"Kami akan kawal terus proses pemilihan rektor ini agar benar-benar bersih dan terlaksana secepatnya," tutur Rozi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Perkumpulan Pembina Lembaga Perguruan Tinggi (PPLP-PT) PGRI Malang Drs H Sudja'i menuturkan, hingga saat ini pihak yayasan belum menerima nama calon rektor yang diajukan panitia.

Padahal peran yayasan sangat vital dalam penjaringan dan penentuan calon rektor yang nantinya akan diajukan ke Kopertis.

"Belum ada sama sekali. Harusnya sudah lewat jadwalnya," terang Sudja'i.

Dia juga berharap baik senat maupun panitia bekerja dengan baik dan mematuhi semua aturan yang sudah disusun termasuk jadwal harus dilaksanakan sesuai tanggalnya.

"Semakin cepat semakin bagus. Agar segera bekerja," tandas Sudja'i saat dihampiri di mobilnya. 

Pewarta : Sahrul Hidayah
Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top