Sosok Kartini Masa Kini Kota Malang (1)

Dokter Spesialis Kulit Cantik Sarat Prestasi, Sosok Kartini Masa Kini

Dr.dr. Dhelya Widasmara, Sp.KK tampak cantik dalam balutan kebaya (foto : Istimewa)
Dr.dr. Dhelya Widasmara, Sp.KK tampak cantik dalam balutan kebaya (foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Belum lama ini disatu sore yang mendung, MalangTIMES menemui seorang dokter Spesialis Kulit dan Kelamin yang sudah cukup punya nama di Kota Malang saat ini. Dokter cantik tersebut bernama Dr. dr. Dhelya Widasmara, SpKK.

Ditemui di Klinik eLBe yang berlokasi di Jalan Ciujung 28 Malang, dimana ia bertindak sebagai penanggungjawab klinik, dokter kelahiran 14 Agustus 1982 itu terlihat segar ketika menyambut kedatangan MalangTIMES. Dengan ramah dia mempersilakan duduk di ruang tamu Klinik eLBe. 

Salah satu sosok Kartini berprestasi, Dr. dr. Dhelya Widasmara, SpKK (foto : Istimewa)

Dokter yang menyelesaikan S1-nya di Fakultas Kedokteran UB, S2 Spesialis Kulit dan Kelamin di Universitas Airlangga, dan S3 yang juga di Universitas Airlangga ini menuturkan tentang ketertarikannya dibidang kulit.

Urusan kulit bukan hanya tentang kecantikan semata tapi juga tentang berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan kulit. Hal itulah yang membuat dokter yang terlihat lebih muda dari usia sebenarnya itu tertarik untuk lebih jauh mempelajari tentang kulit dan kelamin. 

Selain berdinas di Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang bagian Kesehatan Kulit dan Kelamin sejak tahun 2012, ia juga menjadi dosen di Fakultas Kedokteran UB.

Dokter cantik ini juga aktif di kelompok study Morbus Hanson yang berpusat di Jakarta yang khusus menangani kusta.

Selain itu, ia juga aktif di organisasi non-profit, Malang Care, dimana anggotanya adalah para praktisi kesehatan yang aktif mengadakan acara bakti sosial, bertindak sebagai Ketua Divisi Personil yang tugasnya merekrut member potensial dengan kualifikasi tertentu, semisal , attitude harus bagus dan berjiwa sosial. 

Usia boleh muda tetapi prestasi Lala, demikian ia biasa dipanggil, sudah bisa dibilang mumpuni, terbukti sudah 3 kali ia menjadi pembicara di acara internasional yaitu di 3rd International Conference and Exhibition On Cosmetology dan Trichology di Las Vegas tahun 2014, Cosmetic Dermatology pada 27 April 2016 di Dubai, dan International Leprosy Congress pada September 2016 di Beijing. Pernah juga menjadi narasumber di Radio PPI dunia.

Ketika ditanya tentang perkembangan dibidang kulit di Kota Malang, dia mengungkapkan bahwa masyarakat sekarang sudah cukup teredukasi untuk masalah kulit dan kelamin.

Lebih lanjut MalangTIMES menanyakan tentang harapan Lala dalam rangka Peringatan Hari Kartini tanggal 21 April 2017, ibu dari Bunga Alzena Salsabila (8 tahun) dan Edwin Asalangit Ahnaf (2 tahun) serta istri dari Edwin Arief Fachruddin ST. MM itu mengatakan, "Perempuan harus lebih aktif mengembangkan diri dan kemampuannya tetapi tetap ingat dengan kodratnya." jelasnya.

Lala juga mengomentari tentang dampak kemajuan teknologi saat ini terhadap anak-anak muda, yang harus lebih pintar memilah dan memilih dampak positifnya daripada dampak negatifnya agar tak merugikan diri sendiri dan merusak masa depan generasi muda.

Alumnus SMPN 3 dan SMAN 1 Malang ini, sedikit tertawa kecil ketika MalangTIMES menanyakan bagaimana cara Lala dalam membagi waktu antara karir dan keluarga, mengingat jadwalnya yang begitu padat. 

"Sulit sebenarnya Mbak untuk membagi waktu antara keluarga dan karir. Tetapi selalu saya tanamkan dalam pikiran dan hati saya bahwa keluarga selalu yang utama. Saya tanggalkan atribut karir saya ketika saya sudah di rumah," bebernya. 

Lala mungkin bisa menjadi salah satu contoh Kartini masa kini, yang tetap berkarir tanpa melupakan kodratnya sebagai wanita.

Pewarta : Ira Pudjosakti
Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top