Warga Bisa Miliki Saham Taman Buaya

Direktur Utama PT Bakti Batu Sejahtera, Heru Suprapto. (Foto: Miski/MT)
Direktur Utama PT Bakti Batu Sejahtera, Heru Suprapto. (Foto: Miski/MT)

MALANGTIMES - Predator Farm, Fun Park Batu merupakan pilot project PT Bakti Batu Sejahtera dalam rangka kebersamaan dengan masyarakat Kota Batu.

"Nanti sebagian kepemilikan sahamnya akan dilepas ke masyarakat, khususnya masyarakat Desa Tlekung," jelas Direktur Utama PT Bakti Batu Sejahtera, Heru Suprapto, beberapa menit lalu.

Saham akan dilempar ke masyarakat setelah go publik. Langkah ini, lanjutnya, supaya masyarakat merasakan keuntungan dan memiliki keinginan memajukan wahana wisata ini.

Jika tidak, maka saham diprioritaskan bagi masyarakat Kota Batu keseluruhan.

Lahan yang digunakan dengan sewa selama 15 tahun. Harga sewa Rp 40 juta tiga tahun pertama.

"Setiap tiga tahun ada kenaikan harga sewa, pembangunan ini bakal menyerap tenaga kerja," papar Ketua DPD Nasdem itu.

Ditambahkan, pembangunan obyek wisata ini mendapat izin dan sambuta positif masyarakat.

"Sebelum benar-benar selesai prosedurnya tidak mungkin kami berani lakukan penggarapan," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Predator Farm, Fun Park dibangun diatas lahan 3 hektar di Jalan Raya Tlekung, Tlekung, Junrejo, Batu. (mis)

Pewarta : Miski
Editor :
Publisher : Yatimul Ainun
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top