Festival Kuliner 2017, Ajang Pembuktian Kota Malang sebagai Kota Kuliner

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Dewi Farida Suryani (kiri) mengunjungi stand peserta lomba cipta menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kota Malang. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Dewi Farida Suryani (kiri) mengunjungi stand peserta lomba cipta menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kota Malang. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Selain sebagai Kota Kota Pendidikan, Kota Malang juga ingin membuktikan diri sebagai kota kuliner dengan aneka masakan khas yang menggugah selera. 

Berbagai jenis kuliner khas Kota Malang itu bisa disaksikan dalam Festival Kuliner Malang 2017 di Kantor Balai Kota Malang.

Sekitar 57 Kelurahan se-Kota Malang menyuguhkan aneka makanan berbahan dasar ubi jalar dalam lomba cipta menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kota Malang tahun 2017, Sabtu (8/4/2017).

Acara yang digela Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang tersebut secara resmi dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Dewi Farida Suryani dengan pemukulan gong.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Dewi Farida Suryani secara simbolis memukul gong menandai pembukaan Festival Kuliner Malang tahun 2017 di depan Balai Kota Malang. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

Perempuan yang akrab disapa Umi Farida tersebut mengatakan festival kuliner Kota Malang 2017 ini merupakan ajang kreasi masyarakat untuk mengangkat beragam makanan khas Kota Malang.

"Tujuannya untuk mengangkat kuliner khas Kota Malang kepada masyarakat Indonesia bahkan di dunia Internasional. Kami akan tunjukkan bahwa kami punya makanan yang tidak kalah enak rasanya dengan kota lainnya," kata istri Wali Kota Malang, H. M. Anton tersebut.

Ajang festival kuliner ini, lanjut Umi Farida, merupakan langkah awal untuk mengangkat potensi yang ada dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan era globalisasi, terutama bidang kuliner. 

"Kota Malang menjadi jujugan wisatawan, makanya kita perkenalkan makanan khas Malang kepada mereka. Jadi, selain menjadi Kota Pendidikan dan memiliki kampung tematik, kuliner Malang harus terangkat juga," ujar Umi Farida. 

Pewarta : Imam Syafii
Editor :
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top