Ini Langkah Lawan Penuaan Diri

ilustrasi penuaan dini (foto: dreams.co.id)
ilustrasi penuaan dini (foto: dreams.co.id)

MALANGTIMES - Tanpa kita sadari kulit mengalami penuaan setiap hari. Pada dasarnya, penuaan ialah penurunan proses alami pembaruan sel dan produksi kolagen. Faktor lingkungan dan gaya hidup bisa sebabkan tanda penuaan dini.

Tanda-tanda penuaan tidak muncul begitu saja. Sebelum terlihat dari luar, tanda-tanda penuaan mulai terlihat di awal usia 20-an.

Penuaan di awal usia 20-an muncul di sekitar mata. Turunnya kelopak mata atas yang membuat mata terlihat lebih kecil. Selain itu, garis-garis halus juga mulai terbentuk di sekitar hidung dan bibir atas yang mulai menurun.

Pembaca yang kerap tidak menggunakan tabir surya pada usia 20-an berakibat kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari di dalam kulit. Noda-noda gelap pun muncul.

Pembaca setia MALANGTIMES, penuaan dini rupanya mulai jadi momok wanita Indonesia. Sebuah survei mengungkapkan bahwa 57% wanita Indonesia mulai menyadari tanda penuaan di usia 25 tahun.

Survei diadakan brand perawatan kulit Olay dengan meneliti 778 responden. Dari hasil penelitian ditemukan, tanda-tanda penuaan dini yang paling banyak terlihat bukanlah garis halus atau kerutan, melainkan kulit yang kusam dengan persentase sebanyak 53,30%.

Karena itu, kulit harus terus dirawat. Mencegah menurut dokter kecantikan asal Malang Dr dr Dhelya Widasmara SpKK ialah langkah tepat melawan penuaan kulit. Caranya, merubah gaya hidup.

"Saya sarankan mengurangi kalori, melakukan perawatan tubuh dan diet seimbang termasuk makan makanan yang kaya antioksidan," lanjut dokter berparas cantik itu.

Perlindungan kulit terhadap radikal bebas juga dapat dilakukan dengan mengonsumsi produk yang mengandung anti-oksidan yang secara normal ada pada kulit.

Seringkali banyak yang mengartikan perawatan kulit harus konsumsi anti-oksidan isolat dosis tinggi non-fisiologis secara permanen.

"Yang betul adalah konsumsi buah-buahan dan sayuran. Selain sehat juga aman untuk mempertahankan keremajaan kulit," tandas dosen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya itu. (*)

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top