Harga Sembako dan Barang Penting Lainnya Fluktuatif di 20 Pasar Daerah Kabupaten Malang

Harga sembako dan barang penting lainnya terus fluktuatif di 20 Pasar Daerah Kabupaten Malang dalam sepekan ini. (Foto : Nana/MalangTIMES)
Harga sembako dan barang penting lainnya terus fluktuatif di 20 Pasar Daerah Kabupaten Malang dalam sepekan ini. (Foto : Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Harga sembilan bahan pokok (sembako) dan barang-barang penting lainnya di dua puluh Pasar Daerah di Kabupaten Malang, selama sepekan yaitu antara tanggal 27 Februari 2017 sampai tanggal 2 Maret 2017 bersifat fluktuatif.

Hal ini terekam dari data pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang yang dilaksanakan Kamis (2/3/2017) lalu dan dilansir di web Kabupaten Malang dengan perbandingan harga di Hari Senin (27/2/2017).

Beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan yaitu, beras bengawan yang tercatat harga rata-rata mengalami kenaikan sebesar 0,10 persen.

Dari harga rata-rata Rp 10.403/kg menjadi Rp 10.413/kg dengan harga tertinggi mencapai Rp 12.750/kg.

Sementara, beras jenis Mentari dan IR. 64 mengalami penurunan 0,20 persen sampai 29,58 persen. Rata-rata per kilogram nya adalah Rp 10.040 untuk Mentari dan Rp. 9.565/kg untuk IR. 64.

Kenaikan juga terjadi pada harga gula pasir dengan rata-rata Rp 12.638/kg, minyak goreng  mencapai Rp. 13 ribu dan daging sapi Rp. 106.725/kg. Kenaikan tiga bahan pokok ini dikisaran 1 persen di 20 pasar daerah.

"Harga sembako mengalami kenaikan dan penurunan dari hasil pantauan kami di 20 pasar, tetapi masih dalam kondisi normal," kata Abdur Rachman Firdaus, Kepala Dinas Perindag Kabupaten Malang, Minggu (5/3/2017) via telephon kepada MALANGTIMES.

Sedangkan harga cabai dan bawang yang selama tahun lalu dan saat ini mengalami kenaikan harga berlipat ganda, ternyata mulai mengalami penurunan walaupun masih sangat kecil.

"Cabe rawit turunnya tidak banyak, hanya sekitar 0,58 persen dengan rata-rata harga/kg nya Rp 123.225/kg. Sedang harga bawang merah dan putih sudah berada di kisaran Rp. 33.800 per kilonya," terang Abdur Rachman.

Untuk barang-barang penting lainnya, seperti susu, jagung pipilan, garam, ketela pohon, tomat dan pupuk bersubsidi selama sepekan tidak mengalami perubahan harga di 20 pasar daerah Kabupaten Malang.

"Jadi sembako dan barang penting lainnya tidak ada gejolak harga signifikan walaupun fluktuatif. Masih normal sesuai dengan harga pasarannya,"pungkas mantan Kadis Perhubungan Kabupaten Malang ini.

Pewarta : Nana
Editor :
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top