Dari Merah Menjadi Biru, Ada Apa dengan Geng Wahyudi?

Moch. Geng Wahyudi, politisi gaek PDI-P yang kini akan resmi berada di kubu Nasdem dan siap berhadapan dengan partai yang dulu dibesarkannya (Foto : Nana/MalangTIMES)
Moch. Geng Wahyudi, politisi gaek PDI-P yang kini akan resmi berada di kubu Nasdem dan siap berhadapan dengan partai yang dulu dibesarkannya (Foto : Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kiprah politik Moch Geng Wahyudi (54) tidak diragukan lagi, terutama saat bernaung di Partai Banteng Bermoncong Putih.

Pernah menjabat sebagai Ketua DPC PDI-P Kabupaten Malang serta Ketua Tim Relawan Pemenangan Malang Anyar 2015 serta berbagai jabatan lain di 14 Organisasi Kemasyarakatan, telah menasbihkan dirinya sebagai politisi gaek di Kabupaten Malang.

Walau kiprahnya banyak terjegal di tengah jalan, misal saat namanya dicoret dari Daftar Caleg Sementara (DCS) DPR RI Pileg 2014 atau saat menjadi rival petahana, Rendra Kresna dalam Pilkada 2009, eksistensinya masih terus diakui banyak kalangan.

Bahkan Rendra Kresna sebagai rival politik waktu itu, di tahun 2015 menggaet pria kelahiran Bojonegoro, 19 Oktober 1963, saat dia melepas jabatannya sebagai Ketua Pemenangan Malang Anyar, sehingga Rendra menjadi pemenang Pilkada dan menyingkirkan Malang Anyar saat itu.

"Bagi saya, satu dukungan Pak Geng sama dengan puluhan ribu dukungan orang,"ujar Rendra waktu itu (2015, MALANGTIMES).

Kini, mantan polisi berpangkat Ajun Inspektur Satu ini, tidak lagi merah tetapi biru. Dalam naungan Partai Nasdem sebagai Penasehat DPW Nasdem Jawa Timur yang diketuai Rendra Kresna (Bupati Malang).

"Saya pindah bukan karena semata dicederai sesama partai, itu masa lalu. Tetapi masuknya saya ke Nasdem didasarkan pergulatan pikir dan jiwa nasionalis yang berkobar di dada. Di Nasdem saya menemukan ideologi yang masih terjaga itu,"ujar Ketua Dewan Harian Cabang 45 (DHC-45) Kabupaten Malang ini, Jum'at (3/3/2017) kepada MALANGTIMES.

Geng menilai banyaknya partai politik saat ini lebih condong pada sikap pragmatis yang melemahkan nilai-nilai ideologi berbangsa dan bernegara.

"Golongan politisi penganut faham Pragmatis ini sangat banyak, mungkin bisa sampai 70 persen lebih di Indonesia,"ujarnya.

Dia menyampaikan ada empat golongan orang dalam berpolitik di negeri ini, yaitu Pragmatis, Rasionalis, Ideologis dan Sintetis atau disingkat Prasis.

"Dari empat golongan ini, yang menganut faham ideologis yang sangat sedikit. Padahal saat parpol menjadikan ideologi sebagai panglima, maka saya yakin akan bertahan dan mendapat sambutan positif masyarakat," tutur Geng yang menegaskan di parpol dengan semboyan Restorasi Indonesia ini dia masih melihat ideologi di jadikan panglima.

Selain hal tersebut, Geng memiliki pandangan politik yang menggelitik saat dia menyampaikan beberapa petuahnya kepada kader-kadernya.

"Jangan takut mencalonkan diri, baik sebagai dewan atau lainnya. Tidak ada yang rugi saat kalian sudah berani mencalonkan diri untuk tampil sebagai pemimpin, walaupun kalah, misalnya,"pesannya.

Dia juga menambahkan salah bila seseorang mencalonkan diri dan kalah langsung stress sampai masuk RS Jiwa atau bahkan bunuh diri.

"Seharusnya bersyukur, karena ada nilai luhur dalam kekalahan di dunia politik,"ujar Geng yang menambahkan sebuah contoh dari yang awalnya tidak kenal dengan masyarakat di Dapilnya menjadi kenal.

Atau, biasanya yang bertempramen keras, mahal senyum dan tawa, saat mencalonkan diri bisa belajar untuk tersenyum dan tertawa saat kampanye.

Selain pandangan politiknya tersebut, Geng yang kini menjadi Penasehat Nasdem di DPW Jatim juga mengatakan akan semaksimal mungkin memberikan berbagai pola strategi dalam menjadikan Nasdem partai pemenang, baik di Jatim maupun Kabupaten Malang.

"Saya yakin apabila seluruh kader menjalankan strategi dan pola politik yang ada, maka Kabupaten Malang nantinya akan dikuasai Nasdem. Target 21 kursi untuk itu di sini," tegas Geng yang juga menyatakan di Pilkades Serentak tanggal 30 April nanti, dia juga yakin banyak kadernya akan jadi Kades dan akan meneruskan pengabdiannya dengan landasan ideologi bangsa Indonesia.

Hadirnya sosok Geng di parpol Biru-nya Nasdem ini cukup menarik apalagi saat nanti berhadapan dengan PDI-P sebagai rumah lama politiknya di Kabupaten Malang ini.

Apakah Kabupaten Malang akan menjadi biru sempurna atau tetap bertahan seperti sekarang meskipun Geng ada di dalamnya? Biar waktu yang menentukan...

Pewarta : Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top