Dinas PKPCipta Karya Kabupaten Malang Siap Hadapi Pemeriksaan BPK RI

(Dua dari kanan) Kadis PKP dan Cipta Karya Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat saat menyatakan siap proyek yang dibidaninya diperiksa BPK RI, Jum
(Dua dari kanan) Kadis PKP dan Cipta Karya Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat saat menyatakan siap proyek yang dibidaninya diperiksa BPK RI, Jum'at (17/02) (Foto: Nana/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang menyatakan siap apabila proyek-proyek di bawah wewenangnya akan diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kita siap dan akan kooperatif kalau BPK RI akan meninjau atau memeriksa proyek-proyek manapun yang dimintanya," kata Wahyu Hidayat, Kepala Dinas PKPCK Kabupaten Malang, Jum'at (17/02).

Dia menyatakan bahwa pemeriksaan BPK RI sifatnya rutin tiap tahun, sehingga tidak ada masalah apapun bagi dirinya terhadap objek pemeriksaan, misalnya mengenai proyek pembangunan Pasar Sumedang Kepanjen.

"Sekali lagi kita siap dan seluruh administrasi juga sudah disusun semuanya," tegas mantan Kadis Pengairan ini.

Beredarnya informasi adanya dugaan kejanggalan dalam beberapa proyek yang ditangani oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (kini DPKPCK)  menimbulkan berbagai dugaan atas kelanjutan proyek-proyek tersebut. 

Bahkan Lembaga Research and Consultan Pemantau dan Evaluasi Otonomi Daerah Kabupaten Malang telah melaporkan dinas tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan penyelesaian tidak tepat waktu dan tidak sesuai bestek empat proyeknya, seperti dilansir oleh salah satu media nasional, (10/02).

Menyikapi hal tersebut, Wahyu sekali lagi menyatakan siap untuk dilakukan pemeriksaan atas adanya dugaan dan laporan masyarakat terhadap empat proyek tersebut

Dia juga menyatakan untuk proyek Pasar Sumedang Kepanjen akan terus dilanjutkan. "Bahkan tahun ini ada penambahan anggaran untuk pembangunan pasar yaitu sebesar Rp. 10 Miliar," katanya yang juga menargetkan di tahun ini seluruh pedagang bisa menempati pasar.

Sedangkan mengenai keterlambatan penyelesaian proyek, Wahyu mengatakan bahwa untuk Pasar Sumedang maupun Kolam Renang Kanjuruhan sifat anggarannya multiyears. "Penyelesaiannya disesuaikan dengan anggaran yang diberikan oleh DPRD. Jadi memang tidak bisa saya katakan selesainya kapan," terangnya.

Untuk proyek kolam renang bertaraf Internasional Kanjuruhan yang juga proyek di bawah kendalinya juga terus berjalan di tahun ini. "Terus lanjut, mas, baik pembangunan kolam renang in door maupun out door-nya. Kita target tahun ini juga bisa dimanfaatkan dan diserahterimakan,"pungkas Wahyu Hidayat.

Pewarta : Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top