Tren Rasa Kebangsaan Generasi Muda Menurun, Kapolres Malang Minta Anggota Jadi Contoh

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menyatakan nasionalisme di kalangan generasi muda mengalami penurunan, Jum
Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menyatakan nasionalisme di kalangan generasi muda mengalami penurunan, Jum'at (17/02). (Nana)

MALANGTIMES - Kapolres Malang menyatakan keprihatinannya atas semakin turunnya rasa kebangsaan dan nasionalisme dalam dada generasi muda saat ini. Padahal kondisi bangsa dan negara saat ini semakin membutuhkan bela generasi muda dalam memperkuat patriotisme dan nasionalisme dalam menghadapi berbagai tantangan dan rongrongan pihak-pihak yang terus berusaha memecah belah NKRI.

Hal ini disampaikan oleh mantan sekpri wakapolri spripim Polri tahun 2015 sampai tahun 2016 itu setelah upacara gabungan dengan TNI di Makodim 0818 Jum'at (17/02). "Ada tren penurunan cinta kebangsaan dalam generasi muda saat ini. Bahkan kalau berbicara tentang nasionalisme, dikatakan jadul," ujar Yade Setiawan Ujung.

Dia mengatakan turunnya rasa kebangsaan di kalangan generasi muda dipengaruhi ketidakpahaman generasi muda. "Mereka hidup di zaman berbeda, tidak mengetahui apalagi mengalami para pendahulu yang dengan jiwanya merebut kemerdekaan ini," ujar inisiator Operasi Camar Maleo ini.

 

Kondisi memprihatinkan tersebut menyebabkan kapolres yang lahir di Jakarta tanggal 16 Desember 1977 ini meminta kepada seluruh anggotanya untuk menjadi rule model bagi generasi muda saat ini

"Jadilah pioner dan contoh teladan bagi generasi muda dalam menumbuhkan cinta bangsa dan negara. Tanpa keterlibatan langsung kita sebagai garda depan, kondisi kebangsaan akan semakin hilang," ucap Ujung.

Saat nasionalisme menjadi barang langka dan ditinggalkan oleh generasi muda, maka pihak-pihak yang ingin melihat NKRI hancur akan bertepuk tangan. "Ada tangan-tangan tak terlihat yang terus berusaha mencabik-cabik negara ini. Generasi muda menjadi sasaran mereka dengan berbagai cara, baik melalui teknologi, narkoba dan lainnya," ungkapnya.

Dalam acara bersama TNI di lapangan Makodim 0818 Kepanjen, kapolres juga memberikan award atau penganugerahan terhadap bhabinkamtibmas Polsek Sumberpucung karena pengabdiannya terhadap kaum difabel serta kepada dua warga Singosari yang telah membantu kepolisian menggagalkan pencurian motor.

"Penganugerahaan ini adalah sebagai bentuk stimulan bagi anggota lainnya untuk terus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. Untuk menjadi rule model bagi generasi muda," pungkas penerima bintang Tri Sakti Wiratama Emas dan Wiyata Cendikia ini. (*) 

Pewarta : Dede Nana
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top