Arema FC Gunduli PS TNI 4 Gol Tanpa Balas

Arema FC saat menghadapi PS TNI di Stadion Kanjuruhan Malang, Kamis (16/2/2017) (Foto : Hendra Saputra/MalangTIMES)
Arema FC saat menghadapi PS TNI di Stadion Kanjuruhan Malang, Kamis (16/2/2017) (Foto : Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Babak kedua Arema FC melawan PS TNI berjalan dengan tempo cepat. Tampak para pemain PS TNI tidak mau ketinggalan jauh dari Singo Edan.

Serangan demi serangan dilancarkan oleh serdadu PS TNI. Namun di menit 50, Arema FC mampu mengandakan keunggulan lewat striker naturalisasi asal Uruguay, Cristian Gonzales. 2-0 Arema FC unggul dari PS TNI.

Manahati Lestusen dkk bukan tanpa peluang, menit 52 Muhammad Kasim Slamat mendapat peluang dari soloran dari sisi kiri pertahanan Kurnia Meiga. Namun shooting pemain bernomor punggung 28 ini masih menyamping dari gawang Arema FC.

Menit 59 Arema FC ganti membombardir gawang PS TNI yang dikawal oleh Dhika Bhayangkara. Berawal dari shooting Viscarra dapat ditepis oleh kiper bernomor punggung 18, dilanjutkan oleh shooting Gonzales, namun masih tetap dapat ditepis.

Semenit kemudian, tepatnya menit 60 Dendi Santoso mampu menunjukkan skillnya dengan melewati beberapa pemain, namun shootingnya kembali dapat dimentahkan kiper PS TNI.

Dendi Santoso menukar kesempatannya mencetak gol dimenit 61. Sepak pojok yang dilakukan Ferry Aman Saragih mampu diteruskan dengan heading indah dari pemain bernomor punggung 41 Arema FC ini. 3-0 Arema FC semakin jauh dari PS TNI.

Baru 4 menit berselang sejak gol Dendi Santoso, Arema FC semakin memperlebar jarak melalui shooting keras Esteban Viscarra, bola yang sempat menyentuh pemain belakang PS TNI, namun tetap meluncur deras ke gawang Dhika Bhayangkara. 4-0 Arema FC vs PS TNI.

Dengan hasil itu Arema memimpin sementara puncak klasemen grup 2 dengan raihan 7 poin. Selisih 3 poin dari Persija dan Bhayangkara FC yang akan menggelar pertandingan nanti malam.

Pewarta : Hendra Adi Saputra
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
  • Polemik Dana Daftar Ulang di Sekolahan, Dewan Minta Lihat Regulasinya

    Banyaknya keluhan warga di beberapa kecamatan yang memiliki anak sekolahan setingkat SMP dan SMA di Kabupaten Malang mengenai adanya tarikan dana untuk daftar ulang atau registrasi dengan jumlah nominal berbeda, memantik Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Ma

  • KIS Tidak Tepat Sasaran, Desa Bisa Ajukan Data Baru

    Pendataan dan distribusi Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kabupaten Malang yang dilakukan oleh banyak pihak, bahkan oleh kader Partai Politik tertentu telah menyebabkan pelayanan kesehatan bagi warga miskin tidak bisa mengaksesnya.

  • Seni Drama Islam Kromengan Pernah Rajai Kabupaten Malang

    Kesenian drama atau sandiwara dengan konsep Islami pernah berjaya di dalam maupun luar Kabupaten Malang. Salah satunya yang bersinar adalah kelompok drama Lesbumi Kromengan yang hidup sejak tahun 1970-an dengan ciri khas syiar Islam dalam berbagai judul d

  • CEO Arema FC Anggap Arema Indonesia Manipulasi Saham

    Merebaknya banner bertuliskan "Satu Arema" bisa dimaknai keinginan Aremania menyatukan dua klub yang mempunyai nama hampir sama, yakni Arema FC dan Arema Indonesia.

  • Ini Hasil Penelusuran MalangTIMES Terhadap Toko Penjual Sajadah Bergambar Salib

    Untuk mencari keberadaan toko yang menjual sajadah bergambar salib, Jurnalis MALANGTIMES menyusuri jalan di sepanjang daerah Jalan Julius Usman, Sawahan sampai ke daerah Pasar Besar, Kota Malang.

  • Rekayasa Lalin Satu Arah, Benarkah Malang Nanti Tidak Macet Lagi?

    Kemacetan Malang kian parah dari tahun ke tahun hingga dinobatkan menjadi kota macet keempat di Asia tahun 2016, tentu harus segera ditanggani. Upaya memudar kemacetan itu salah satunya ialah melakukan rekayasa lalu lintas satu arah.

  • Heboh Sajadah Bersalib, Ini Klarifikasi Manajemen Mal Malang City Point

    Terkait sajadah bergambar Ka'bah yang di sampingnya terdapat menara dan di atas menara tergambar sebuah benda mirip salib di Mushala Mall Malang City Poin, pihak manajemen mall akhirnya memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.

  • Aremania Tetap Mendukung Nama Arema FC

    Terbentangnya banner yang bertuliskan "Arema Satu" banyak beredar di Kota Malang, hal itu sempat membuat resah Aremania. Pasalnya dalam Kongres PSSI beberapa waktu lalu, menyatakan Arema Indonesia dipulihkan kembali menjadi anggota dari PSSI.

  • Wali Kota Malang: Mediasi Angkutan Juga Salah Satu Moment Pembenahan

    Survey yang menempatkan Kota Malang sebagai kota termacet urutan keempat se-Asia dengan waktu yang terbuang 39,3 jam/tahun mendapatkan tanggapan dari Wali Kota Malang HM. Anton.

  • Terkait Survey Kota Malang Termacet Keempat se- Asia, Kadishub: Jangan Percaya Survey Seperti Itu

    "Ya jangan mudah percaya dengan hal seperti itu, kan ini juga bisa saja datanya juga belum jelas dari mana. Bagaimana pengujiannya, bagaimana cara surveynya, karena itu jangan mudah percaya," tandasnya disela mediasi di Balaikota.

  • Masyarakat Malang Kehilangan 39,3 Jam Per Tahun Akibat Macet

    Lembaga survei internasional INRIX menobatkan Kota Malang sebagai kota termacet keempat di Asia karena rata-rata waktu terbuang akibat macet sebesar 39,3 jam pertahun. Fakta ini tak membuat pakar transportasi Prof. Harnen Sulistio, M.Sc, Ph.D terkejut.

  • Delapan Spanduk Provokatif Terkait Polemik Angkutan Online Diturunkan Satpol PP

    Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang telah mencopot adanya spanduk yang dinilai provokatif terkait polemik permasalahan angkutan online di Kota Malang, Senin (27/02/17).

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top