Arema FC Landing 1-0 Dibabak Pertama

Jalannya pertandingan dibabak pertama Arema Cronus vs PS TNI (foto: Hendra/MalangTIMES)
Jalannya pertandingan dibabak pertama Arema Cronus vs PS TNI (foto: Hendra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Arema FC menjalani laga terakhir Piala Presiden 2017 melawan PS TNI, Kamis (16/2/2017). Ditonton sekitar 10.000 penonton, Singo Edan langsung tancap gas diawal menit pertandingan.

Menit 1 Arema FC sudah mendapat peluang dari kaki Nasir. Umpan silang dari Dendi Santoso belum bisa dimaksimalkan oleh Cristian Gonzales, bola liar disambut dengan tendangan keras dari Nasir, namun masih menyamping tipis dikanan gawang Dhika Bhayangkara.

Menit 16 lagi-lagi Nasir melakukan soloran dan mengirim umpan kepada Gonzales. Namun shooting pemain nomor punggung 10 Arema FC tersebut masih menyamping.

Menit 19 terjadi kemelut didalam kotak penalti, bola liar menuju ke kaki Dendi Santoso. Tapi sayang shooting setengah voli pemain bernomor punggung 41 ini melambung tipis di atas mistar gawang PS TNI.

Permainan keras sempat diperagakan oleh para pemain belakang PS TNI. Namun wasit Hamsir sigap meniup peluit tanda pelanggaran.

Menit 36 Arema FC mendapat penalti setelah pemain PS TNI, Rinto Ali menjatuhkan Esteban Viscarra.

Cristian Gnzales yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya. 1-0 Arema FC unggul dari PS TNI.

Menit 44 Arema FC hampir memperoleh gol lagi lewat Cristian Gonzales. Namun kesigapan Dhika Bhayangkara mampu mengagalkan peluang tersebut.

Sampai akhir menit babak pertama, Arema FC masih unggul 1-0 dari PS TNI.

 

Susunan pemain dibabak pertama:

 

  • Arema FC
    • 1. Kurnia Meiga Hermansyah
    • 44. Arthur Cunha Da Rocha
    • 5. Bagas Adi Nugroho
    • 23. Hanif Abdurrauf Sjahbandi
    • 87. Johan Ahmat Farizi (C)
    • 18. Adam Alis Setyano
    • 11. Esteban Gabriel Viscarra
    • 21. Nasir
    • 4. Syaiful Indra Cahya
    • 10. Alfaro Gonzales Cristian Gerard
    • 41. Dendi Santoso

 

  • PS TNI
    • 18. Dhika Bhayangkara
    • 97. Andy Setyo Nugroho
    • 35. Danie Pratama
    • 3. Muhammad Abduh Lestaluhu
    • 90. Rinto Ali
    • 78. Ade Tjantra
    • 12. Erwin Ramdani
    • 55. Manahati Lestusen (C)
    • 10. Muhammad Guntur Triaji
    • 89. Sansan Fauzi Husaeni

 

Pewarta : Hendra Adi Saputra
Editor : Heryanto
Publisher : Aditya Fachril Bayu
  • Polemik Dana Daftar Ulang di Sekolahan, Dewan Minta Lihat Regulasinya

    Banyaknya keluhan warga di beberapa kecamatan yang memiliki anak sekolahan setingkat SMP dan SMA di Kabupaten Malang mengenai adanya tarikan dana untuk daftar ulang atau registrasi dengan jumlah nominal berbeda, memantik Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Ma

  • KIS Tidak Tepat Sasaran, Desa Bisa Ajukan Data Baru

    Pendataan dan distribusi Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kabupaten Malang yang dilakukan oleh banyak pihak, bahkan oleh kader Partai Politik tertentu telah menyebabkan pelayanan kesehatan bagi warga miskin tidak bisa mengaksesnya.

  • Seni Drama Islam Kromengan Pernah Rajai Kabupaten Malang

    Kesenian drama atau sandiwara dengan konsep Islami pernah berjaya di dalam maupun luar Kabupaten Malang. Salah satunya yang bersinar adalah kelompok drama Lesbumi Kromengan yang hidup sejak tahun 1970-an dengan ciri khas syiar Islam dalam berbagai judul d

  • CEO Arema FC Anggap Arema Indonesia Manipulasi Saham

    Merebaknya banner bertuliskan "Satu Arema" bisa dimaknai keinginan Aremania menyatukan dua klub yang mempunyai nama hampir sama, yakni Arema FC dan Arema Indonesia.

  • Ini Hasil Penelusuran MalangTIMES Terhadap Toko Penjual Sajadah Bergambar Salib

    Untuk mencari keberadaan toko yang menjual sajadah bergambar salib, Jurnalis MALANGTIMES menyusuri jalan di sepanjang daerah Jalan Julius Usman, Sawahan sampai ke daerah Pasar Besar, Kota Malang.

  • Rekayasa Lalin Satu Arah, Benarkah Malang Nanti Tidak Macet Lagi?

    Kemacetan Malang kian parah dari tahun ke tahun hingga dinobatkan menjadi kota macet keempat di Asia tahun 2016, tentu harus segera ditanggani. Upaya memudar kemacetan itu salah satunya ialah melakukan rekayasa lalu lintas satu arah.

  • Heboh Sajadah Bersalib, Ini Klarifikasi Manajemen Mal Malang City Point

    Terkait sajadah bergambar Ka'bah yang di sampingnya terdapat menara dan di atas menara tergambar sebuah benda mirip salib di Mushala Mall Malang City Poin, pihak manajemen mall akhirnya memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.

  • Aremania Tetap Mendukung Nama Arema FC

    Terbentangnya banner yang bertuliskan "Arema Satu" banyak beredar di Kota Malang, hal itu sempat membuat resah Aremania. Pasalnya dalam Kongres PSSI beberapa waktu lalu, menyatakan Arema Indonesia dipulihkan kembali menjadi anggota dari PSSI.

  • Wali Kota Malang: Mediasi Angkutan Juga Salah Satu Moment Pembenahan

    Survey yang menempatkan Kota Malang sebagai kota termacet urutan keempat se-Asia dengan waktu yang terbuang 39,3 jam/tahun mendapatkan tanggapan dari Wali Kota Malang HM. Anton.

  • Terkait Survey Kota Malang Termacet Keempat se- Asia, Kadishub: Jangan Percaya Survey Seperti Itu

    "Ya jangan mudah percaya dengan hal seperti itu, kan ini juga bisa saja datanya juga belum jelas dari mana. Bagaimana pengujiannya, bagaimana cara surveynya, karena itu jangan mudah percaya," tandasnya disela mediasi di Balaikota.

  • Masyarakat Malang Kehilangan 39,3 Jam Per Tahun Akibat Macet

    Lembaga survei internasional INRIX menobatkan Kota Malang sebagai kota termacet keempat di Asia karena rata-rata waktu terbuang akibat macet sebesar 39,3 jam pertahun. Fakta ini tak membuat pakar transportasi Prof. Harnen Sulistio, M.Sc, Ph.D terkejut.

  • Delapan Spanduk Provokatif Terkait Polemik Angkutan Online Diturunkan Satpol PP

    Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang telah mencopot adanya spanduk yang dinilai provokatif terkait polemik permasalahan angkutan online di Kota Malang, Senin (27/02/17).

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top