Wali Kota Malang Revitalisasi Taman Dieng, Manfaatkan CSR Unmer Rp 1 Miliar

Walikota Malang H M. Anton (dua dari kiri) bersama Ketua Umum Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Universitas Merdeka Malang Toegino Sokarno (dua dari kanan) usai melakukan MoU CSR di ruang wali kota Malang. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)
Walikota Malang H M. Anton (dua dari kiri) bersama Ketua Umum Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Universitas Merdeka Malang Toegino Sokarno (dua dari kanan) usai melakukan MoU CSR di ruang wali kota Malang. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Rencana pembangunan Pemerintah Kota Malang untuk merevitalisasi Taman Dieng bersama Yayasan Universitas Merdeka bakal terealisasi April mendatang. Pembangunan Taman Dieng ini bakal menjadi kado HUT Kota Malang.

Setting pembangunan taman tersebut terjadi Kamis, (16/2/2017). Pemerintah Kota Malang melakukan koordinasi dan menyusun konsep bersama Yayasan Unmer dan dinas terkait di ruang wali kota Malang.

Wali Kota Malang H M. Anton memaparkan, konsep Taman Dieng akan mengusung tema yang berbeda dengan taman yang sudah ada di Kota Malang. "Jadim Taman Dieng akan mengoptimalkan ruang terbuka menjadi taman aktif bagi masyarakat, seperti wadah kreativitas anak muda dan layak anak," kata pejabat yang akrab disapa Abah Anton itu kepada MalangTIMES.

Beragam fasilitas nantinya menjadi indikator penting yang dikemas di Taman Dieng. Tujuannya untuk memberikan pelayanan dan kenyamanan sarana dan prasarana bagi masyakarat umum. 

"Nanti ada ruangan menyusui tersendiri, lampu penerangan dan traffic light berteknologi, taman edukasi anak, wadah mahasiswa berkreativitas seperti dibuat parade musik, kesenian, toilet, CCTV dan tempat penyeberangan jalan seperti di luar negeri," beber pria nomor satu di Pemkot Malang tersebut.

Dalam pembangunan Taman Dieng yang menggandeng CSR dari Unmer tersebut, fasilitas yang diperhatikan khusus adalah ruang aktif edukasi anak. Sarana tersebut penting karena kegiatan belajar maupun kesenian akan memberikan alternatif wawasan pengetahuan anak di luar sekolah.

"Kami ingin ada ruang khusus untuk belajar anak dan pemuda guna menggelar teater, kesenian, musik sampai menjadi wadah komunitas kreatif anak Malang. Itu harapan kita semua," ucap Anton.

 Dia meminta revitalisasi Taman Dieng harus bersinergi dengan melibatkan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang, dinas perumahan kawasan dan permukiman, serta satpol PP. Selain itu, ada dinas perhubungan akan menangani pengadaan CCTV di setiap titik di Kota Malang. "Kita juga memperhatikan tempat penyeberangan ditata secara baik dan tersistem," kata Anton.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Universitas Merdeka Malang Toegino Sokarno mengatakan, besaran anggaran pembangunan Taman Dieng sekitar Rp 1 miliar. Itu pun disesuaikan dengan kondisi di lapangan. "Untuk revitalisasi taman sudah tahap pengerjaan. Targetnya harus segera direalisasikan sebelum April tahun ini," ucapnya.

Toegino menerangkan, program CSR yang dilakukan pihak Unmer bersama Pemkot Malang ini merupakan salah satu wujud pembinaan lingkungan dari Unmer. "Kami sangat senang memberikan pelayanan fasilitas yang dapat dinikmati masyarakat umum seperti anak, wisatawan, dan mahasiswa di Kota Malang," ungkapnya. (*)

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top