Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Malang Tahun Ini Berkurang 6.000 KK

Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji saat menghadiri sosialisasi dan kesiapan Program Bantuan Pangan Non Tunai Kota Malang, di Kecamatan Lowokwaru. (Foto Imam Syafii/MalangTIMES)
Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji saat menghadiri sosialisasi dan kesiapan Program Bantuan Pangan Non Tunai Kota Malang, di Kecamatan Lowokwaru. (Foto Imam Syafii/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pembagian bantuan pangan non tunai bagi masyarakat miskin di Kota Malang tahun ini berkurang.

Hal itu disampaikan, Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji bahwa bantuan lebih diperketat sesuai kriteria dan tidak ada asal membagi sama rata.

"Maksudnya, ada pengurangan kuota bantuan pangan non tunai dibandingkan tahun sebelumnya," kata Sutiaji saat menghadiri sosialisasi dan kesiapan Program Bantuan Pangan Non Tunai Kota Malang, di Kecamatan Lowokwaru. Rabu, (15/2/2017).

Sutiaji menerangkan bantuan yang diterima masyarakat miskin tahun lalu sudah bagus sekitar 16 ribu KK. Namun, tahun ini kuota bantuan yang diterima masyarakat ada selisih sekitar 6 ribu.

"Tahun 2016 kuota bantuan sekutar 16 ribu KK, tahun ini berkurang menjadi 10 ribu KK saja yang sudah masuk kajian dan verifikasi," ungkap pria berkacamata tersebut.

Diterangkan,  pengurangan kuota bantuan lantaran adanya verivikasi data yang  telah dilakukan pihak Raskin dan data SISKADA atau BPNT yang berbeda. 

"Data yang diperoleh Raskin sebanyak 16.990 KK yang seharusnya mendapat bantuan. Sementara BNPT menyebutkan ada 10.734 KK yang berhak mendapat bantuan. Ada perbedaan pendataan bantuan," terangnya.

Untuk menutupi kekurangan kuota bantuan pihaknya akan menganggarkannya pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) sekitar Rp 7,9 miliar.

"Para ketua RW dan RT di Kelurahan Lowokwaru mempertanyakan perubahan kuota itu sehingga perangkat daerah mengalami kesulitan untuk menyampaikan kepada warganya," tegasnya.

Pemkot akan mengambil tindakan dengan melibatkan para perangkat daerah dengan  mendata warganya yang berhak mendapat bantuan secara tepat sasaran.

Editor :
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top