Dinas Pendidikan Tuding Siswa Bolos yang Terjaring Razia Berasal dari Luar Kota

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah (Foto : Dok// Malangtimes)
Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah (Foto : Dok// Malangtimes)

MALANGTIMES - Dinas Pendidikan Kota Malang menuding siswa bolos yang terjaring razia Satpol PP belum lama ini bukan merupakan siswa Kota Malang.

Dinas Pendidikan Kota Malang menuding para siswa yang biasa membolos pada jam pelajaran sekolah itu berasal dari Kabupaten Malang, Batu bahkan ada yang dari Pasuruan. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah mengatakan dirinya berani menyampaikan hal tersebut karena data yang dihimpun di lapangan menunjukkan fakta tersebut. 

"Data  tahun lalu sekitar 65 persen siswa luar Kota Malang terjaring razia lantaran membolos dengan pergi ke Kota Malang," ungkapnya.

Kendati demikian, Zubaidah tidak mengelak kalau diantara yang terjaring razia itu sebagian adalah siswa dari sejumlah sekolah di Kota Malang. Namun, lanjutnya, jumlahnya tidak sampai satu persen dari total siswa yang terjaring razia.

"Saat ini, jumlah siswa di Kota Malang sekitar 306,471 siswa. Kalau memang benar dari sebagian siswa yang terjaring itu adalah siswa Kota Malang, saya terus terang kaget. Harusnya, kejadian ini tidak boleh terulang," terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, belum lama ini Satpol PP Kota Malang menggelar operasi atau razia anak-anak sekolah yang membolos atau keluar pada jam jam sekolah.

Dalam operasi yang digelar selama dua kali tersebut, Satpol PP berhasil mengamankan sebanyak 36 siswa yang membolos sekolah dengan bersantai ria di warung atau warnet serta taman.

Editor :
Publisher : Aditya Fachril Bayu
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top