Olahraga Akhir Pekan Cegah Risiko Kematian Dini

Berolahraga di akhir pekan bisa memberi manfaat kesehatan yang sama dengan berolahraga setiap hari. (foto Viktor Hanacek)
Berolahraga di akhir pekan bisa memberi manfaat kesehatan yang sama dengan berolahraga setiap hari. (foto Viktor Hanacek)

MALANGTIMES - Hari akhir pekan sebaiknya Anda luangkan untuk berolahraga usai melakukan rutinitas kerja. Sebab, berolahraga akan membuat tubuh lebih bugar dan menjauhkan diri dari penyakit.

Apalagi, era modern ini menuntut lebih banyak waktu melakukan pekerjaan di hari kerja. Jadi, waktu olahraga tak pelak bergeser di akhir pekan.

Pada dasarnya, manusia membutuhkan waktu olahraga ideal total selama 150 menit per minggu  jika dilakukan secara moderat. Namun, bila olahraga dilakukan dengan intensitas tinggi, total waktu yang dibutuhkan per minggu adalah 75 menit. 

Tapi, periset tidak menyebutkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berolahraga setiap harinya. Apakah olahraga seharusnya dilakukan setiap hari atau dilakukan dalam satu waktu saja. 

Setiap orang pasti punya jadwal melakukan olahraga tersendiri. Di sisi lain, menurut studi yang diterbitkan di jurnal American Medical Association (JAMA) Internal Medicine, olahraga di akhir pekan ternyata punya manfaat yang sama dengan olahraga yang dilakukan setiap hari. 

Mengutip AFP, hasil penelitian University of Sydney tersebut menunjukkan bahwa baik mereka yang berolahraga setiap hari atau hanya berolahraga di akhir pekan sukses menurunkan risiko kematian dini hingga 30 persen.

Studi tersebut dilakukan terhadap 64 ribu responden selama 9 tahun. Responsen dibagi menjadi empat kelompok. Yakni tidak pernah berolahraga, kadang-kadang berolahraga, hanya berolahraga di akhir pekan, dan berolahraga setiap hari. Hasil penelitian, diketahui bahwa tiga kelompok yang berolahraga punya tingkat kebugaran yang lebih tinggi dibandingkan yang tidak sama sekali.

Adapun risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular 40 persen lebih rendah pada mereka yang hanya berolahraga di akhir pekan dibandingkan dengan yang tidak berolahraga sama sekali. Begitu pula risiko kematian akibat kanker, 18 persen lebih rendah. Angka serupa juga ditemukan pada mereka yang kadang-kadang berolahraga ataupun yang setiap hari berolahraga. 

“Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa olahraga, meskipun jarang dilakukan, punya manfaat besar terhadap kesehatan. Berolahraga hanya sekali seminggu atau hanya di akhir pekan bisa menurunkan risiko kematian dini akibat penyakit pembuluh darah maupun kanker,” papar kepala peneliti Emmanuel Stamatakis dari University of Sydney.

Dari studi tersebut, juga diketahui pria lebih sering berolahraga dibanding wanita, yakni sebanyak 300 menit per minggunya. Pria juga lebih banyak melakukan olahraga di akhir pekan. Sementara wanita melakukan olahraga reguler dibarengi kegiatan lain, seperti berkebun atau berjalan-jalan. 

Meskipun begitu, sebanyak 63 persen peserta studi diketahui tidak pernah berolahraga, sebanyak 22 persen kadang-kadang berolahraga, sebelas persen peserta mengaku aktif berolahraga, dan hanya 3,7 persen yang berolahraga di akhir pekan.

Jadi, olahraga bermanfaat bagi kesehatan dengan menurunkan kadar kolesterol, mengontrol berat badan, meningkatkan kualitas tidur, serta menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes. (*)

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top