FPPP: FPI Masuk Kabupaten Malang, Kami Libas

Ketua PP Kabupaten Malang, Priyo Bogang Sudibyo (kanan) yang tergabung dalam FPPP saat berorasi kepada massa, Jum
Ketua PP Kabupaten Malang, Priyo Bogang Sudibyo (kanan) yang tergabung dalam FPPP saat berorasi kepada massa, Jum'at (13/01)

MALANGTIMES - Sikap tegas Forum Penegak dan Penyelamat Pancasila (FPPP) yang disuarakan dalam demo di gedung DPRD Kabupaten Malang, Jum'at (13/01) kepada FPI terakumulasi dalam pernyataan resmi yang ditandatangani oleh perwakilan forum dan DPRD Kabupaten Malang.


Pernyataan sikap menolak masuk dan berkembangnya FPI ke wilayah Kabupaten Malang menjadi harga mati.

"Ini harga mati, kalau FPI masuk dan mengobok-obok Kabupaten Malang, kami akan libas mereka," tegas Priyo Bogang Sudibyo, Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Malang saat ditemui oleh Ketua DPRD Kabupaten Malang.

Dalam hearing yang dihadiri oleh DPRD, perwakilan FPPP dan Kepolisian Resort Malang, isue yang di suarakan semakin mengkristal.

"Kami akan berada di depan melawan mereka apabila mereka masuk dan tetap memaksakan kebenaran mereka sendiri," ungkap Sibaweh, salah satu perwakilan yang disambut oleh lainnya yang siap melawan dengan jiwa dan raganya kalau mereka masuk Kabupaten Malang.

"FPI tidak boleh hadir di sini, kalau aparat hukum diam kami yang akan lawan mereka. Kita libas mereka yang terlalu sering melukai persatuan dan kesatuan NKRI ini," tegas Bogang, Ketua PP Kabupaten Malang.

Selain penolakan dan siap melakukan perlawanan terhadap FPI, perwakilan FPPP juga meminta Ketua DPRD, Hari Sasongko untuk menandatangani Surat pernyataan penolakan terhadap FPI yang akan masuk ke Kabupaten Malang.

"Kita dengan hormat meminta adanya surat resmi kepada Pemerintah Pusat untuk membubarkan FPI dan menghukum penista Pancasila yang disetujui oleh DPRD," lanjut Bogang.

Hari Sasongko, Ketua DPRD Kabupaten Malang yang didampingi oleh Anggota Komisi B Hadi Mustofa, mengabulkan permohonan perwakilan FPPP dan siap menandatangani surat pernyataan sikap penolakan atas keberadaan FPI.

"Kami satu suara dengan rekan-rekan yang hadir, menolak FPI di Kabupaten Malang," ujar Hari Sasongko yang juga berjanji akan langsung mengirimkan surat tersebut kepada Pemerintah Pusat.

Apabila surat tersebut tidak ada tindak lanjut pusat, Bogang menyampaikan akan melakukan demo yang lebih besar dan akan mengerahkan ribuan massa untuk geruduk Jakarta.

"Kita akan terus melawan kalau surat kami yang juga disepakati dewan tidak ada tindak lanjutnya," tegas Bogang. 

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top