Ambil Sumpah Pejabat Eselon III dan IV, Bupati Larang Pejabat Terjebak Transaksi

Bupati Malang membacakan sumpah jabatan kepada para pejabat Eselon III dan IV di Pendopo Agung Kabupaten Malang, (13/01) (Foto: Nana/ MalangTIMES)
Bupati Malang membacakan sumpah jabatan kepada para pejabat Eselon III dan IV di Pendopo Agung Kabupaten Malang, (13/01) (Foto: Nana/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kembali, pelantikan para pejabat di Kabupaten Malang yang dimulai sejak tahun lalu dilaksanakan, kini masuk pada pejabat Eselon III dan IV.

Sebanyak 217 orang pejabat Eselon III dan IV dilantik dan diambil sumpah jabatannya, Jum'at (13/01) di Pendopo Agung Kabupaten Malang oleh Bupati Malang, Dr. Rendra Kresna.

"Kami tidak akan memberi sesuatu apapun kepada siapapun," begitulah bagian sumpah yang dibacakan dan diulang bersama oleh para pejabat struktural ini.
Sumpah jabatan tersebut menjadi penting dalam meningkatkan kinerja, dedikasi kepada masyarakat dan negara serta tidak mementingkan pribadi dan golongan dengan memakai jabatannya.

"Pemerintah yang bersih ada di pundak para pejabat. Keberhasilan pembangunan juga adalah tanggungjawab mereka. Dengan tidak mengikatkan diri dalam transaksi pribadi dan golongan, maka tujuan itu bisa dicapai," kata Rendra Kresna setelah acara selesai.
Dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut, Rendra juga mengatakan tidak banyak yang berubah.

"Hanya posisi dan nomenklatur yang berbeda. Salah satunya yang dulunya bernama UPTD Dinas Cipta Karya & Tata Ruang di kecamatan tertentu misalnya, sekarang menjadi UPT persampahan Dinas Lingkungan Hidup," terangnya. 
Rendra juga mewanti-wanti pejabat Eselon III dan IV khususnya yang di UPT dinas/badan untuk tanggap serta ulet ketika berada di lapangan atau di tengah-tengah masyarakat.

"Perbanyak inisiatif, ketahui kondisi lapangan, serap aspirasi warga dan sekali lagi jangan terjebak dalam transaksi dengan menggadaikan jabatan," tegasnya yang juga meminta kepada seluruh Kepala Dinas untuk bisa meningkatkan kinerja seluruh staf dan karyawan.

"Agar bisa tercipta kondisi tersebut, saya minta kepala dinas lebih memperhatikan kesejahteraan tim di lapangan karena merekalah yang terdepan berhadapan dengan aspirasi masyarakat," pungkas Bupati Malang.

Pewarta : Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Aditya Fachril Bayu
  • Nyaman, Kerudung Instan Berbahan Ceruti Banyak Diminati

    Hijab dengan model simple langsung pakai (instan) kian digemari kaum hawa di Malang.

  • Unik, Anggota Komunitas Ini Semuanya Bernama Agus

    Siapa yang tak pernah dengar nama Agus. Nama ini sangat familiar se antero Indonesia. Mulai tua, muda, dewasa, anak-anak dari kota besar sampai daerah pelosok desa terpencil pastinya banyak sekali mendapati orang bernama Agus, begitu juga di Kota Malang.

  • Dua Petinju Terbaik D'Kross BC Siap Pertahankan Gelar Dunia

    Dua petinju terbaik D'Kross Boxing Camp (BC), Hero Tito dan Rivo Rengkung, tak main-main menyongsong kejuaraan internasional WPBF dalam waktu dekat. Persiapan matang lewat latihan sudah dilakukan kedua petinju juara dunia itu.

  • Babinsa Koramil 0818/23 Jabung Bantu Bersihkan Puing Kebakaran

    Maraknya permasalahan yang disebabkan bencana, baik alam maupun kesalahan manusia (human error), di wilayah Kabupatrn Malang telah melahirkan kekuatan sosial di masyarakat. Begitu juga berbagai lembaga atau institusi pemerintah terjun secara langsung dal

  • BNN Kabupaten Malang Tes Urine Anggota Kodim 0818

    Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang mendatangi markas Kodim 0818 Wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu, Senin (27/03). BNN datang dalam rangka sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di aula

  • Fillipe Bertoldo Pamit Tinggalkan Arema FC

    Arema FC harus kehilangan satu pemain asingnya, Fillipe Bertoldo, lantaran larangan Federasi Sepak Bola Asia (AFC). Selain Bertoldo, AFC melarang sembilan pemain lainnya asal Brazil yang memiliki paspor Timor Leste. Menurut AFC, paspor asal Timor Leste te

  • Warga Tidak Tahu Biaya Nikah di KUA, Rawan Terjadi Pungli

    Masih banyak warga yang tidak tahu berapa biaya nikah di KUA sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2015. Begitu juga, warga tidak banyak yang tahu berapa biaya nikah di luar KUA.

  • Apes, Mobil Diparkir dalam Garasi Tetap Hilang

    Nasib apes menimpa warga Pancoran, Jakarta Selatan, Retno Setyowati yang saat ini tinggal di Jalan Sawo, Klojen, Kota Malang. Perempuan 68 tahun tersebut harus kehilangan mobil kesayanganya ketika diparkir di dalam garasi rumahnya.

  • Dinas PU Tinggikan Pinggiran Drainase Rawan Orang Tercebur

    Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang akan mendata gorong-gorong atau drainase yang rawan membuat orang tercebur. Khususnya drainase yang tidak berpenutup.

  • Berkolaboratif Percantik Kepanjen, Dinas PU Bina Marga Terangi Berbagai Ruas Jalan

    Prioritas Pemerintahan Kabupaten Malang dalam mewujudkan Kepanjen sebagai green smart city terus digenjot oleh beberapa dinas terkait. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) misalnya berkolaborasi secara cantik dengan Dinas Pekerjaan

  • Tak Tangung-tangung Pemerintah Gelontor Rp 60 Triliun untuk Desa

    Tahun ini komitmen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk membangun desa diwujudkan dengan penambahan anggaran dana desa (DD) yang cukup besar.

  • Tampilan Baru, Sarinah Malang Kini Banyak Produk untuk Kawula Muda

    Sejak mengusung konsep anyar dan lakukan renovasi bangunan, Sarinah Basuki Rachmad Malang kian fokus pada segmen anak muda.

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top