APMB: Kami Ingin Jokowi Cabut Kenaikan BBM, Listrik dan PNPB

Ratusan mahasiawa yang tergabung dalam APMB melakukan aksi demo di depan Kantor DPRD Kota Malang (Foto: Imam Syafii/ MalangTIMES)
Ratusan mahasiawa yang tergabung dalam APMB melakukan aksi demo di depan Kantor DPRD Kota Malang (Foto: Imam Syafii/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Aksi ratusan demo dari Aliansi Mahasiswa Malang Bersatu (APMB) di Kantor DPRD Kota Malang. Mereka mewakili seluruh rakyat Insonesia, agar pemerintah mencabut kebijakan kenaikan BBM, tarif subsidi listrik, kenaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan pencabutan PP Nomor 30 Tahun 2009 Pasal 72.

Humas APMB, Didik Aprilianto mengatakan kebiakan rezim Jokowi untuk menaikkan harga BBM yang diumumkan pada Kamis (5/12/17) lalu, mendapat kritikan pedas dari rakyat Indonesia. 

"Saya menilai kebijakan yang dilakukan  Presiden Jokowi adalah kebijakan yang menindas rakyat. Kenaikan tarif BBM ini yang keempat kalinya," kata Didik saat demo berlangsung. 

Dia menjelaskan kenaikan tarif BBM semasa pemerintahan Jokowi yaitu pada 17 November 2014, 28 Maret 2015, 1 Oktober 2015, dan terakhir 05 Januari 2017. 

"Usai Jokowi mengumumkan kenaikan BBM, selang sehari menaikkan regulasi baru tarif PNBP yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia," tegasnya. 

Dengan aturan tersebut, terdapat kenaikan tarif untuk sejumlah biaya administrasi kendaraan. "Tentu kebijakan ini sangat jelas berdampak buruk pada masyarakat kelas bawah," tuturnya. 

Kemudian, awal tahun Kementerian ESDM mencabut subsidi listrik berdaya 900 VA. Dia menilai pencabutan subsidi listrik yang diberikan kepada masyarakat tidak tepat sasaran.

"Jadi kebijakan itu akan menjadi sengsara rakyat yang kurang mampu. Karena upah setiap bulannya akan tersedot pada kebutuhan listrik dan kebutuhan ekonomi lainnya yang semakin mahal harganya," ujarnya. 

Sementara itu, Mulyanto, Anggota Dewan Komisi A DPRD Kota Malang saat menemui para pendemo mengatakan intinya pihaknya sepakat dengan dukungan dari mahasiswa terkait pergantian rezim tersebut. 

"Kami selaku bagian dari masyarakat sangat mendukung dari aksi mahasiswa yang membela rakyat," kata Mulyanto di hadapan ratusan pendemo. 

Tentang pergantian kebijakan rezim itu, menurut dia seharusnya pemerintah memiliki jalan lain untuk meningkatkan perekonomian rakyat. 

"Kalau bisa pemerintah lebih detil menilai kondisi perekoniam rakyat saat ini," katanya. 

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top