Duh, Irfan Bachdim Gagal ke Arema FC

Irfan Bachdim saat membela timnas (Foto : Istimewa)
Irfan Bachdim saat membela timnas (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Singo Edan tampaknya harus mengubur dalam-dalam keinginannya membawa striker Timnas Indonesia, Irfan Haarys Bachdim bergabung di Bumi Arema.

Pemain yang pernah meniti karir juniornya bersama Ajax Amsterdam (klub sepak bola Belanda) ini justru diisukan akan bergabung dengan Persib Bandung yang notabe ada Kim Jefri Kurniawan (adik dari istri Irfan Bachdim, Jennifer Kurniawan).

Dengan gagalnya Irfan Bachdim berseragam tim Singo Edan, membuat manajemen Arema FC harus mencari alternatif pemain lain.

Mengingat sebelumnya ada rencana menduetkan Cristian 'el loco' Gonzales dengan Irfan Bachdim di lini depan seperti di Piala AFF 2010.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan sampai saat ini belum ada jawaban lagi perihal penawaran kontrak kepada pihak Irfan Bachdim.

"Saya sudah lama kontak dengan kakaknya yang jadi manajer Bachdim (Fardy Bachdim) untuk bahas kontrak. Tapi sampai sekarang belum ada jawaban," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Ruddy Widodo menambahkan, nilai kontrak yang diajukan manejemen Arema FC sebelumnya sudah dinaikkan, agar mantan pemain Cansodale Sapporo (klub di J-League, Jepang) itu dapat berseragam Arema FC di kompetisi ISL 2017.

Namun hal itu belum cukup, dan tampaknya Arema FC mengurungkan niatnya untuk membawa Irfan Bachdim ke kandang singa.

"Kalau misal tawaran harga kurang, saya mau naikin, tapi sepertinya dia sudah dekat dengan tim lain," jelas Ruddy.

Praktis Arema FC sekarang hanya mempunyai Adam Alis sebagai rekrutan pemain baru untuk ISL 2017.

Sementara gelandang timnas Afghanistan, Faysal Shayesteh masih dalam proses trial di bawah arahan pelatih Aji Santoso.

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Heryanto
Publisher : debyawan erlansyah
  • Seni Drama Islam Kromengan Pernah Rajai Kabupaten Malang

    Kesenian drama atau sandiwara dengan konsep Islami pernah berjaya di dalam maupun luar Kabupaten Malang. Salah satunya yang bersinar adalah kelompok drama Lesbumi Kromengan yang hidup sejak tahun 1970-an dengan ciri khas syiar Islam dalam berbagai judul d

  • CEO Arema FC Anggap Arema Indonesia Manipulasi Saham

    Merebaknya banner bertuliskan "Satu Arema" bisa dimaknai keinginan Aremania menyatukan dua klub yang mempunyai nama hampir sama, yakni Arema FC dan Arema Indonesia.

  • Ini Hasil Penelusuran MalangTIMES Terhadap Toko Penjual Sajadah Bergambar Salib

    Untuk mencari keberadaan toko yang menjual sajadah bergambar salib, Jurnalis MALANGTIMES menyusuri jalan di sepanjang daerah Jalan Julius Usman, Sawahan sampai ke daerah Pasar Besar, Kota Malang.

  • Rekayasa Lalin Satu Arah, Benarkah Malang Nanti Tidak Macet Lagi?

    Kemacetan Malang kian parah dari tahun ke tahun hingga dinobatkan menjadi kota macet keempat di Asia tahun 2016, tentu harus segera ditanggani. Upaya memudar kemacetan itu salah satunya ialah melakukan rekayasa lalu lintas satu arah.

  • Heboh Sajadah Bersalib, Ini Klarifikasi Manajemen Mal Malang City Point

    Terkait sajadah bergambar Ka'bah yang di sampingnya terdapat menara dan di atas menara tergambar sebuah benda mirip salib di Mushala Mall Malang City Poin, pihak manajemen mall akhirnya memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.

  • Aremania Tetap Mendukung Nama Arema FC

    Terbentangnya banner yang bertuliskan "Arema Satu" banyak beredar di Kota Malang, hal itu sempat membuat resah Aremania. Pasalnya dalam Kongres PSSI beberapa waktu lalu, menyatakan Arema Indonesia dipulihkan kembali menjadi anggota dari PSSI.

  • Wali Kota Malang: Mediasi Angkutan Juga Salah Satu Moment Pembenahan

    Survey yang menempatkan Kota Malang sebagai kota termacet urutan keempat se-Asia dengan waktu yang terbuang 39,3 jam/tahun mendapatkan tanggapan dari Wali Kota Malang HM. Anton.

  • Terkait Survey Kota Malang Termacet Keempat se- Asia, Kadishub: Jangan Percaya Survey Seperti Itu

    "Ya jangan mudah percaya dengan hal seperti itu, kan ini juga bisa saja datanya juga belum jelas dari mana. Bagaimana pengujiannya, bagaimana cara surveynya, karena itu jangan mudah percaya," tandasnya disela mediasi di Balaikota.

  • Masyarakat Malang Kehilangan 39,3 Jam Per Tahun Akibat Macet

    Lembaga survei internasional INRIX menobatkan Kota Malang sebagai kota termacet keempat di Asia karena rata-rata waktu terbuang akibat macet sebesar 39,3 jam pertahun. Fakta ini tak membuat pakar transportasi Prof. Harnen Sulistio, M.Sc, Ph.D terkejut.

  • Delapan Spanduk Provokatif Terkait Polemik Angkutan Online Diturunkan Satpol PP

    Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang telah mencopot adanya spanduk yang dinilai provokatif terkait polemik permasalahan angkutan online di Kota Malang, Senin (27/02/17).

  • Kodim 0818: Waspadai TKA di Kabupaten Malang

    Banyaknya berita mengenai keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) Ilegal di berbagai daerah melalui berbagai media massa, membuat Kodim 0818 Wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu menyiapkan diri dalam menyikapi fenomena tersebut.

  • Hasil Mediasi Terkait Angkutan Munculkan Delapan Zona Khusus

    Mediasi yang berlangsung alot dengan berbagai interupsi dari perwakilan angkutan baik online maupun konvensional akhirnya telah selesai dengan kesepakatan pembatasan rute tertentu bagi angkutan online, Senin (27/02/17).

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top