Bupati Malang akan Tindak Tegas Eks Lokalisasi yang Kembali Buka Praktek Prostitusi

Bupati Malang menyatakan tindak tegas eks. Lokalisasi yang kembali praktek prostitusi, saat acara Pemberian Reward Polisi Terbaik di Mapolres Malang, (11/1/2017) (Foto : Nana/MalangTIMES)
Bupati Malang menyatakan tindak tegas eks. Lokalisasi yang kembali praktek prostitusi, saat acara Pemberian Reward Polisi Terbaik di Mapolres Malang, (11/1/2017) (Foto : Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Mencuatnya kembali masalah praktek prostitusi di eks lokalisasi yang telah resmi ditutup sekitar dua tahun lalu, membuat Bupati Malang bereaksi.

"Tindak tegas praktek prostitusi dengan kedok karaoke ataupun tempat hiburan lainnya. Itu ilegal sudah,"kata DR. Rendra Kresna saat ditemui di Acara Pemberian  Reward Anggota Polisi Berprestasi di Mapolres Malang, Rabu (11/1/2017).

Seperti diberitakan, beberapa eks. Lokalisasi yang telah ditutup berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Malang Nomor 3 Tahun 2014, disinyalir kembali berpraktek dengan kedok karaoke.

"SK sudah jelas,  tidak diperbolehkan adanya lokalisasi PSK dalam bentuk apa pun, termasuk di tempat karaoke atau hiburan malam apapun," tegasnya menyikapi adanya pemberitaan prostitusi kembali berjalan seperti di eks. lokalisasi Suko di wilayah Kecamatan Sumberpucung.

Rendra juga sudah menginstruksikan kepada Kepala Satpol PP untuk mengintensifkan pengawasan dan razia di eks lokalisasi yang diduga kembali jadi tempat prostitusi.

"Sudah dilakukan dan rutin dilaksanakan razia, baik oleh Satpol PP maupun Muspika bersangkutan,"ujar Bupati Malang.

Dia juga menyampaikan peran masyarakat dalam mencegah dan melawan prostitusi bersama pemerintahan akan lebih jauh efektif.

"Jangan datangi tempat-tempat hiburan yang dijadikan prostitusi. Saat masyarakat masih mendatanginya sama saja  memberikan peluang dan mengizinkan kepada tempat-tempat hiburan tersebut," imbuhnya yang sekali lagi menegaskan kalau memang eks lokalisasi kembali berpraktek prostitusi dengan selimut karaoke maka tindak tegas.

Dikesempatan lain, salah seorang perangkat desa di salah satu wilayah eks. Lokalisasi yang tidak bersedia ditulis namanya mengatakan bahwa memang ada indikasi eks. Lokalisasi kembali dipakai tempat prostitusi.

"Iya seperti itu kabar masyarakat disini,"katanya kepada MALANGTIMES, Rabu (11/01). Dia juga mengatakan penutupan yang tidak ditindaklanjuti dengan alih fungsi kawasan akan kembali menumbuhkan lagi hal tersebut.

"Misal kawasan tersebut ditutup terus dialih fungsikan menjadi kawasan apa gitu, saya yakin tidak akan terjadi hal ini,"terangnya.

Sebagai informasi di tahun 2014 ada beberapa lokalisasi yang telah ditutup, yaitu Kali Biru (Kromengan), Suko (Sumberpucung), Embong Miring (Ngantang), Kebobang (Wonosari), Girun (Gondanglegi), Kalikudu (Pujon), dan Sendangbiru (Sumbermanjing Wetan).

Pewarta : Dede Nana
Editor : Heryanto
Publisher : debyawan erlansyah
  • Bantu 1,4 Juta KPM Bantuan Pangan, Kemensos Genjot Jumlah E-Warung dan RPK

    Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa jumlah Keluarga Penerima Manfaat Bantuan (KPM) Pangan sebanyak 1,4 juta akan segera mendapatkan bansos di tahun ini.

  • Main Bola di Bibir Pantai Gatra

    Rombongan kami tiba di lokasi Clungup Mangrove Conservation (CMC) pada pukul 13.30 WIB.

  • Trending, Puluhan Ribu Cuitan #UmatMenjagaUlama

    Media sosial berlogo burung biru Twitter sedang banjir tagar #UmatMenjagaUlama.

  • Kabupaten Malang Digelontor Bansos Rp 328 Miliar oleh Kementerian Sosial

    Tahun 2017, Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) sebesar Rp 328 Miliar kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kabupaten Malang.

  • Reza Pukau Bupati Malang

    Reza Nur Aini (17), siswi kelas 11 MA Darul Huda, Tlepu, Sumbermanjing Wetan (Sumawe), memukau Bupati Malang Rendra Kresnabdalam acara Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Hibah Dalam Negeri.

  • 2017, Bantuan PKH Berkurang di Kabupaten Malang

    Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI tahun 2017 di Kabupaten Malang menurun, baik secara kuota penerima maupun besaran jumlah bantuan.

  • AYOjek, Aplikasi Arek Malang yang Nggak Hanya Pesan Ojek

    Dunia kini mulai beralih ke serba digital. Hampir seluruh kota di Indonesia diduduki GOjek. Tukang ojek hijau yang dipesan lewat aplikasi itu seolah memperkuat bahwa kita sedang di era apa saja tinggal tekan tombol pada smartphone.

  • Mensos Minta Yayan Belajar yang Baik supaya Jadi Ustad

    Menteri Sosial (Mensos) RI Khififah Indar Parawansa mengunjungi Pondok Pesantren Bahrul Maghfiro di Jalan Joyo Agung No 2 Tlogomas, Kecamatang Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (22/1/2017) malam. Kedatangannya dalam rangka menjenguk Yayan (15), saudara kemba

  • Sejenak di Pantai Ungapan

    Matahari kian meninggi saat kami melanjutkan perjalanan. Deru suara laut dan keindahan yang terbentang sepanjang perjalanan lagi-lagi menggoda kami untuk sejenak menepi. Pilihan kami jatuh pada Pantai Ungapan.

  • DPRD Kabupaten Malang Minta Antisipasi Tenaga Kerja Asing Ilegal

    Komisi B DPRD Kabupaten Malang meminta Pemerintah Daerah melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk proaktif menjalin koordinasi dengan pihak kepolisian dan imigrasi dalam upaya mengantisipasi maraknya isue Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masuk Indonesia s

  • Serunya Piknik Berlatar Pegunungan Jalur Lingkar Selatan

    Perjalanan terus berlanjut. Cuaca bersahabat hingga kami pun memutuskan berhenti sebentar. Pegunungan Kabupaten Malang yang terbentang di Jalur Lingkar Selatan (JLS) menggoda kami.

  • Dilepas Gus Lukman, Rombongan Berangkat Arungi Pantai Malang

    Keindahan pantai di wilayah Kabupaten Malang tak lagi dapat diungkapkan dengan kata-kata. Penikmat pantai tentu hafal betul pantai-pantai indah itu berderet di sepanjang bibir Pantai Selatan Malang.

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top