Pertama Kali, Negara Norwegia Menutup Jaringan Radio FM Beralih ke Digital

Norwegia akan menjadi negara pertama di dunia yang menutup jaringan radio FM. (Foto: Alex Mihis via Pexels)
Norwegia akan menjadi negara pertama di dunia yang menutup jaringan radio FM. (Foto: Alex Mihis via Pexels)

MALANGTIMES - Pertama kalinya, Pemerintah Norwegia menutup jaringan Radio FM (Frequency Modulattion). Mereka menutup jaringan radio ke bentuk digital. 

Rencana tersebut akan menasbihkan Norwegia sebagai negara pertama kali di dunia yang menutup jaringan radio FM.

Seperti yang dilansir dari situs CBC Kanada, Meksiko bahwa kebijakan pemerintah Norwegia akan segera mengeksekusi pada 11 Januari nanti menghadapi kritik tajam dari masyarakat.

Dalam sebuah polling, tetcatat sebanyak 66 persen warga Norwegia menentang rencana pemadaman jaringan FM.

Mereka khawatir sinyal peringatan yang biasa dikenali lewat radio akan sulit diakses jika menggunakan radio digital. 

Warga di sana juga menilai pemerintah Norwegia terlalu terburu-buru memindahkan seluruh jaringan radio menjadi digital. Pasalnya masih ada dua juta mobil di Norwegia yang masih menggunakan jaringan radio.

Seorang anggota partai berkuasa menyuarakan kekhawatiran yang sama terutama dari generasi tua dan pengemudi taksi. "Kami belum siap untuk ini," kata Ib Thomsen dari Partai Progress kepada Reuters.

Menurut Thomsen ada dua juta mobil di jalanan Norwegia yang belum memiliki sistem radio digital dan jutaan radio di rumah-rumah warga yang akan berhenti berfungsi jika jaringan FM ditutup. 

Bahkan dari polling yang sama, cuma ada 17 persen warga yang setuju dengan rencana penutupan sinyal radio tersebut.

Kendati begitu, parlemen tetap memberi lampu hijau kepada pemerintah dengan alasan jaringan digital bisa mengangkut lebih banyak kanal radio ketimbang lewat FM.

Jaringan digital lebih dilirik pemerintah lantaran faktor ekonomisnya. Dengan biaya yang sama, radio digital bisa memuat delapan kali lebih banyak stasiun radio ketimbang ketimbang jaringan FM.

Langkah Norwegia ini segera diikuti oleh negara lain. Inggris, Swiss, dan Denmark merupakan negara yang sedang mengamati hasil kebijakan di Norwegia.

Swiss berencana menerapkannya pada 2020 nanti. Sedangkan Inggris akan melakukan hal yang sama bila pendengar radio digital mencapai angka 50 persen yang diperkirakan terjadi di akhir 2017 ini.

Selain faktor ekonomi dan kualitas suara yang lebih jernih menjadi alasan pendukung rencana ini. Penutupan dilakukan secara bertahap hingga seluruh Norwegia di akhir tahun. Kota Bodo akan jadi kota pertama yang jaringan radio FM-nya ditutup pada 11 Januari besok.

Keputusan ini merupakan realisasi dari rencana yang sempat dilontarkan kementerian Budaya Norwegia, Thorhild Widvey awal tahun 2015 lalu. 

Saluran radio FM Norwegia diketahui hanya memiliki lima stasiun, transisi ke Digital Audio Broadcasting (DAB) akan menawarkan jumlah hingga empat kali lebih banyak mencapai 22 saluran secara nasional.

DAB sejatinya bukan teknologi baru, mengingat telah diperkenalkan sejak 1981 oleh konsorsium penyiaran Eropa di Institut für Rundfunktechnik (IRT).

Radio ini bekerja dengan menggabungkan sejumlah data atau audio ke dalam satu kanal penyiaran.

Sebelum dikirim, audio akan melewati sistem kompresi suara dengan algoritma tertentu. Berkat teknik ini, suara yang dihasilkan radioo digital bisa lebih jernih ketimbang radio FM.

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
  • Aktivis Cantik ini Ternyata Seorang Barista

    Kopi sudah bukan lagi konsumsi kaum adam saja. Saat ini tidak sedikit kaum hawa yang jatuh cinta dengan minuman berwarna hitam pekat ini.

  • Aji Santoso Cari Pemain yang Mau Total untuk Nama Arema

    Pelatih kepala Arema FC, Aji Santoso ingin para pemainnya dapat fight di pertandingan melawan Mitra Kukar. Pasalnya ia tak mau terulang permainan buruk dan berujung kekalahan yang sudah menimpa timnya.

  • Aji Santoso Bertekad Akhiri Tren Negatif

    Kembali bermain di Stadion Gajayana, Kota Malang dalam lanjutan Liga 1 pekan ke 8, Aji Santoso bertekad akhiri periode kurang bagus di laga terakhir.

  • Miliki Destinasi Wisata Unik, Kota Malang Kian Cantik

    Kota Malang kian hari kian cantik saja. Hampir di setiap sudut kota kini masyarakat bisa menikmati indahnya taman kota. Tak hanya itu, kampung- kampung yang dulunya kumuh juga disulap menjadi kampung unik yang bisa menjadi destinasi wisata menarik.

  • SMK PGRI 3 Malang, SMK Swasta Terpilih Dalam Pilot Project PLN

    Dengan tenaga pendidik yang kompeten di bidangnya serta para lulusan yang banyak terbukti dalam dunia kerja, SMK PGRI 3 Malang terpilih menjadi salah satu sekolah yang terpilih sebagai pilot project peningkatan kompetensi peserta didik SMK Bidang Ketenaga

  • Mobil Terguling di Jalan Letjen Sutoyo Ternyata Milik Kapolsek Blimbing

    Mobil yang terguling dengan nomor polisi N 1000 GB di Jalan Letjen Sutoyo pukul 14.30 wib tepatnya di depan Hotel Savana dan juga Anang Karaoke diketahui merupakan milik Kapolsek Blimbing AKP Slamet Riyadi.

  • Tak Hanya Bidang Akademik, Siswa SMK PGRI 3 Malang Moncer Beladiri

    Tak hanya jago dan terpercaya dalam prestasi akademik, SMK PGRI 3 Malang banyak menorehkan prestasi non akademik. Salah satunya prestasi dalam bidang olah fisik atau beladiri yang dibuktikan dengan diborongnya sabuk juara berbagai jenis beladiri.

  • Model Rambut Pompadour Buat Kamu Terlihat Lebih Segar

    Kaum pria tentu tidak ingin ketinggalan style dengan kaum perempuan saat Ramadhan bukan? Sahabat, pasti juga akan memperhatikan penampilan mulai dari ujung kaki hingga ujung rambut untuk selalu tampil segar sepanjang hari.

  • Pasar Takjil Soehat Belum Kantongi Izin

    Pemerintah Kota Malang menyoroti izin pedagang pasar takjil Ramadan di Jalan Soekarno-Hatta. Wali Kota Moch. Anton merasa belum memberikan izin pasar takjil Soekarno-Hatta tersebut.

  • Tabrak Pembatas Jalan, Avanza Terguling di Letjen Sutoyo

    Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Letjen Sutoyo, Kota Malang, tepatnya depan Hotel Savana dan Anang Karaoke sekitar pukul 14.40 Sabtu (27/5/2017).

  • Puisi Pendek (4)

    *dd nana

  • Yuk Tampil Syar'i dengan Dress Berbahan Adem

    Bulan Ramadan sering dijadikan momentum untuk memperbaiki diri bagi muslim di dunia. Tidak hanya perilaku sehari-hari dengan memperbanyak ibadah, tapi juga gaya berpakaian.

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top