Bangun Persatuan, TNI Gelar Karya Bakti Pemerataan Jalan di Tlogomas

Anggota Yon Arhanudri 2 Kostrad, Koramil Lowokwaru, bersama Laskar Malang Indonesia melakukan karya bakti pemerataan jalan di Kelurahan Tlogomas. (foto imam syafii)
Anggota Yon Arhanudri 2 Kostrad, Koramil Lowokwaru, bersama Laskar Malang Indonesia melakukan karya bakti pemerataan jalan di Kelurahan Tlogomas. (foto imam syafii)

MALANGTIMES - Anggota Yon Arhanudri 2 Kostrad, Koramil Lowokwaru, bersama Laskar Malang Indonesia dan sejumlah elemen masyarakat menggelar karya bakti pemerataan jalan tembusan baru di Jalan Telaga Warna-Jalan Kecubung, Kelurahan Tlogomas, Minggu (8/1/2017).

Komandan Peleton Karya Bakti Letda Arh Achmad Fathoni mengatakan, kegiatan ini dalam rangka membangun kebhinekaan persatuan dan kesatuan warga NKRI bersama TNI. 

"Memang menjadi program kami dalam mendekatkan jati diri, pelindung dan manunggal TNI bersama rakyat. Acara ini sudah menjadi agenda rutin program triwulan kami," kata perwira pertama yang akrab disapa Toni tersebut.

Pria asal Nganjuk ini menjelaskan, karya bakti ini untuk membantu kesulitan masyarakat dalam pembangunan maupun bidang lainnya. Sebelumnya, dalam kegiatan ini, TNI bersinergi dengan koramil, kelurahan, dan tingkat RT dan RW.

Babinsa Kelurahan Tlogomas, Kicuk Sudiman turut membantu Warga pemerataan Jalan Telaga Warna di Kelurahan Tlogomas. (foto Imam syafii)

"Kami sangat bangga dapat membantu bersama warga di sini karena ruh TNI itu adalah masyarakat untuk menciptakan hubungan yang baik," tegasnya. 

Dalam karya bakti ini, para anggota TNI yang dibantu masyarakat fokus melakukan pemerataan jalan dan memberaihkan drainase. "Harapan kami ke depan, masyarakat lebih dekat dengan TNI,  tetap menjaga lingkungan seperti membuang sampah di tempat yang ditentukan agar terhindar dari banjir," ungkap Toni. 

Babinsa Kelurahan Tlogomas Aiptu Kicuk Sudiman juga hadir dalam karya bakti itu. (*)  

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Raafi Prapandha
  • Seni Drama Islam Kromengan Pernah Rajai Kabupaten Malang

    Kesenian drama atau sandiwara dengan konsep Islami pernah berjaya di dalam maupun luar Kabupaten Malang. Salah satunya yang bersinar adalah kelompok drama Lesbumi Kromengan yang hidup sejak tahun 1970-an dengan ciri khas syiar Islam dalam berbagai judul d

  • CEO Arema FC Anggap Arema Indonesia Manipulasi Saham

    Merebaknya banner bertuliskan "Satu Arema" bisa dimaknai keinginan Aremania menyatukan dua klub yang mempunyai nama hampir sama, yakni Arema FC dan Arema Indonesia.

  • Ini Hasil Penelusuran MalangTIMES Terhadap Toko Penjual Sajadah Bergambar Salib

    Untuk mencari keberadaan toko yang menjual sajadah bergambar salib, Jurnalis MALANGTIMES menyusuri jalan di sepanjang daerah Jalan Julius Usman, Sawahan sampai ke daerah Pasar Besar, Kota Malang.

  • Rekayasa Lalin Satu Arah, Benarkah Malang Nanti Tidak Macet Lagi?

    Kemacetan Malang kian parah dari tahun ke tahun hingga dinobatkan menjadi kota macet keempat di Asia tahun 2016, tentu harus segera ditanggani. Upaya memudar kemacetan itu salah satunya ialah melakukan rekayasa lalu lintas satu arah.

  • Heboh Sajadah Bersalib, Ini Klarifikasi Manajemen Mal Malang City Point

    Terkait sajadah bergambar Ka'bah yang di sampingnya terdapat menara dan di atas menara tergambar sebuah benda mirip salib di Mushala Mall Malang City Poin, pihak manajemen mall akhirnya memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.

  • Aremania Tetap Mendukung Nama Arema FC

    Terbentangnya banner yang bertuliskan "Arema Satu" banyak beredar di Kota Malang, hal itu sempat membuat resah Aremania. Pasalnya dalam Kongres PSSI beberapa waktu lalu, menyatakan Arema Indonesia dipulihkan kembali menjadi anggota dari PSSI.

  • Wali Kota Malang: Mediasi Angkutan Juga Salah Satu Moment Pembenahan

    Survey yang menempatkan Kota Malang sebagai kota termacet urutan keempat se-Asia dengan waktu yang terbuang 39,3 jam/tahun mendapatkan tanggapan dari Wali Kota Malang HM. Anton.

  • Terkait Survey Kota Malang Termacet Keempat se- Asia, Kadishub: Jangan Percaya Survey Seperti Itu

    "Ya jangan mudah percaya dengan hal seperti itu, kan ini juga bisa saja datanya juga belum jelas dari mana. Bagaimana pengujiannya, bagaimana cara surveynya, karena itu jangan mudah percaya," tandasnya disela mediasi di Balaikota.

  • Masyarakat Malang Kehilangan 39,3 Jam Per Tahun Akibat Macet

    Lembaga survei internasional INRIX menobatkan Kota Malang sebagai kota termacet keempat di Asia karena rata-rata waktu terbuang akibat macet sebesar 39,3 jam pertahun. Fakta ini tak membuat pakar transportasi Prof. Harnen Sulistio, M.Sc, Ph.D terkejut.

  • Delapan Spanduk Provokatif Terkait Polemik Angkutan Online Diturunkan Satpol PP

    Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang telah mencopot adanya spanduk yang dinilai provokatif terkait polemik permasalahan angkutan online di Kota Malang, Senin (27/02/17).

  • Kodim 0818: Waspadai TKA di Kabupaten Malang

    Banyaknya berita mengenai keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) Ilegal di berbagai daerah melalui berbagai media massa, membuat Kodim 0818 Wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu menyiapkan diri dalam menyikapi fenomena tersebut.

  • Hasil Mediasi Terkait Angkutan Munculkan Delapan Zona Khusus

    Mediasi yang berlangsung alot dengan berbagai interupsi dari perwakilan angkutan baik online maupun konvensional akhirnya telah selesai dengan kesepakatan pembatasan rute tertentu bagi angkutan online, Senin (27/02/17).

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top