18 Tahun Wanita Ini Jadi Pemulung

Memulung, Bawa Anak di Gerobak

Riska memulung di kawasan Jalan Cengkeh bersama si kecil (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Riska memulung di kawasan Jalan Cengkeh bersama si kecil (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bila wanita masih saja mengeluh ini dan itu, cobalah baca kisah nyata berikut ini. Siang itu (Jumat, 6/1/2017) MALANGTIMES menyusuri kawasan Jalan Cengkeh Lowokwaru Kota Malang. 

Di depan bangunan ruko, ada wanita menuntun gerobak. Menariknya, diatas gerobak berwarna biru berlapis terpal itu duduk seorang balita.  MALANGTIMES menghentikan langkah wanita itu. Terik mentari membakar wajahnya.

Ada seulas senyum ketegaran dan ia pun buru-buru menyapa. "Ada apa Ning?" ujarnya ramah seraya membetulkan jilbab.

Wanita itu bernama Riska. Usianya 26 tahun. Ia berasal dari Pontianak. Dengan tutur halus, ia memulai kisah. "Cari rongsokan Ning," tuturnya sambil mengendong si kecil. 

Si kecil Latifa Ayu Rahma berusia tiga setengah tahun. Balita malang inilah yang sehari-hari menemani sang Bunda memulung. Ditanya soal sang suami, Riska berujar bila sang suami juga sama seperti dirinya menjadi pemulung. 

Pekerjaan ini sudah mereka jalani selama 18 tahun. "Dari jaman belum menikah sampai sudah menikah saya memulung," katanya sambil mengulas senyum. 

Menanggung beban hidup selama puluhan tahun, membuat Riska tegar. Tak ada sedikit pun mengeluh. Dengan lancar, ia bertutur seputar pahitnya kehidupan yang ia jalani. Ia pun terpaksa melahirkan di bawah pohon. 

Simak terus kisah hidup dan ketegaran pemulung wanita bernama Riska hanya di MALANGTIMES. (*)

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Heryanto
Publisher : debyawan erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top