Merinding, Ini Video Detik-Detik Meninggalnya Kakek Miftah dalam Sujud

Kakek Miftah Arifin saat meninggal dalam sujudnya di Masjid Babussalam, Lawang, Kabupaten Malang (Foto : Istimewa)
Kakek Miftah Arifin saat meninggal dalam sujudnya di Masjid Babussalam, Lawang, Kabupaten Malang (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Siapapun yang melihat video ini akan terenyuh dan merinding betapa kematian akan datang seperti yang dijanjikan oleh Tuhan, kapan saja dan dimana pun tempatnya.

Demikian yang terjadi dengan Kakek Miftah yang dengan kuasaNya diambil olehNya saat sujud dalam salatnya.

Video yang beredar dan jadi viral di media sosial dan Whatsapp ini menunjukkan detik-detik warga membangunkan Kakek Miftah dalam sujud.

Video berdurasi 1 menit 32 detik ini diambil salah seorang warga. Dalam video tersebut, warga tampak membangunkan Kakek Miftah karena lama tak kunjung bangun dari sujudnya. Tak ada tanda-tanda Kakek Miftah bangun.

Warga pun akhirnya memopong Kakek Miftah ke tandu yang sudah disiapkan setelah dicek ternyata kakek yang setiap hari konsisten berjamaah di Masjid Babussalam, Lawang ini memang sudah meninggal. Tampak warga membaca doa selepas membawa jenazah Kakek Miftah.

Diketahui Kakek Miftah meninggal dalam sujud saat melaksanakan salat sunnah dua rakaat setelah salat wajib isya (salat ba'diah isya).

Miftah Arifin nama lengkapnya dikenal warga sebagai petugas pemandi jenazah. Ia rutin melaksanakan sholat berjamaah di Masjid Babussalam.

Dalam pesan viral yang terposting di media sosial, disebutkan, bahwa meninggalnya Miftah Arifin diketahui saat salah satu pengurus masjid hendak mengunci pintu masjid, petugas tersebut curiga saat melihat Miftah Arifin tidak terbangun dari sujudnya, dan diketahui meninggal dunia.

Peristiwa tersebut mendapat beragam respon positif dari banyak netizen yang mendoakan semoga Miftah Arifin meninggal dalam keadaan khusnul khotimah dan mendapat perlindungan dari Allah SWT.

Selain netizen, Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, juga ikut berkomentar. Ia menyampaikan bahwa Miftah Arifin telah menjadi tauladan yang baik.

Dengan segala kesederhanaannya mampu menjaga keistiqomahannya menjaga salat lima waktu berjamaah hingga akhir hayat.

"Dari sujudnya terlihat tulus, meninggalnya pun dalam kondisi baik. Saya iri, dan yakin pasti banyak orang yang menginginkan meninggal dalam keadaan khusnul kothimah," ucap Sutiaji kepada MALANGTIMES.

Sutiaji juga menyampaikan, bahwa meninggalnya Miftah Arifin dapat menjadi pelajaran berharga, bahwa kesederhanaan adalah pilihan terbaik dalam menjalani hidup.

Sebab menurutnya, banyak umat Islam yang terlihat bagus dalam penampilan namun tidak sesuai perilakunya, jauh dari nilai-nilai kebaikan.

Peristiwa serupa juga pernah terjadi di Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng, Banda Aceh pada 26 Juli 2016 lalu.

Seorang warga menemukan Mustafa (61), seorang jamaah yang ikut bersama-sama salat ashar di masjid tersebut telah meninggal dunia.

Kakek yang setiap hari berprofesi sebagai tukang bejak ini merupakan warga Meunasah Bak Trieng Gampong Lamreung, Kecamatan Krueng Barona, Jaya, Aceh Besar.

Ia diketahui telah tiada saat sujud terakhir pada pelaksanaan salat Ashar bersama jamaah lainnya di Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng.

Kisah yang tidak kalah inspiratif juga pernah terjadi pada seorang pengantian perempuan di Arab Saudi seperti pernah dikisahkan oleh seorang ulama terkenal bernama Syaikh Abdul Muhsin Al-Ahmad.

Pengantin wanita ini dikenal seorang yang selalu menjaga salat berjamaah tepat waktu. Bahkan, saat hari resepsinya dia memohon izin ibundanya untuk salat Isya' dulu.

Padahal, saat itu dia sudah memakai mack up untuk menyambut tamu saat resepsi. Namun, baginya salat tidak bisa ditukar dan digantikan oleh siapapun dan oleh apapun.

Ternyata, saat salat isya' itulah sujud terakhirnya menghadap Allah SWT, Sang Pencipta alam semesta.

Pewarta : Rully Novianto/Wahida Rahmania Arifah
Editor : Heryanto
Publisher : debyawan erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top