Brimob Digeruduk Ratusan Pelajar SMK

Siswa SMK N 6 Malang mencoba langsung perlengkapan Tim Anti Anarkis (AA) milik Brimob, Rabu (4/1/2017) (Foto : Rully Novianto/MalangTIMES)
Siswa SMK N 6 Malang mencoba langsung perlengkapan Tim Anti Anarkis (AA) milik Brimob, Rabu (4/1/2017) (Foto : Rully Novianto/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Siang tadi, Rabu (4/1/2017), 400 siswa SMK N 6 Malang menggeruduk Markas Komando (Mako)  Detasemen B Pelopor Satuan Brimob Polda Jatim. Kedatangan mereka pun disambut  pasukan Brimob bersenjata  lengkap.

Ratusan siswa tersebut sengaja datang bukan untuk membuat kerusuhan, melainkan ingin lebih dekat mengenal Brimob.

Keinginan tersebut direspon positif oleh satuan Brimob karena saat ini pasukan elit milik Polri tersebut sedang intensif mendekatkan diri kepada masyarakat.

Salah satu upayanya adalah menyelenggarakan program  Wisata Juang, yaitu program wisata plus edukasi untuk mengenalkan fungsi dan tugas Brimob.

Kepala Detasemen B Satuan Brimob Polda Jatim, AKBP Sunadi, mengatakan, bahwa program Wisata Juang menjadi peluang bagi satuannya untuk mengenalkan sejarah Brimob yang belum dikenal masyarakat luas. 

"Kami ingin lebih dekat kepada masyarakat, dengan demikian kami dapat menjelaskan sejarah Brimob yang heroik," jelas Sunadi.

Sunadi melanjutkan, bahwa program Wisata Juang dapat berfungsi untuk mereorientasi kedisiplinan pelajar, supaya mampu bertanggungjawab atas amanah yang telah diberikan orangtua dalam menuntut ilmu.

Lebih detail pria ramah yang dekat dengan jurnalis ini menjelaskan, bahwa program tersebut bisa menjadi sarana yang efektif untuk meluruskan persepsi masyarakat yang salah kepada Brimob.

Menurutnya, banyak masyarakat acuh kepada Brimob,  karena Brimob garang dan menakutkan. Padahal menurutnya, satuan dibawah komandonya ramah kepada masyarakat, dan hanya tegas kepada pelaku kejahatan.

"Sejak kecil pola pikir kalian sudah terbentuk untuk takut kepada Brimob, takut ditangkap, takut dipukul dan dipenjara, padahal kami tidak pernah menangkap orang, kalian lihat sendiri kan anggota Brimob ramah baik semua," ucap Sunadi di hadapan siswa SMK N 6.

Selain mengenalkan sejarah Brimob,  dalam program tersebut, siswa juga dikenalkan dengan beragam kelengkapan senjata milik Brimob, seperti baju yang biasa digunakan Tim Penjinak Bom, Body Armor EOD 9, dan kelengkapan tempur Tim Perlawan Teror (Wanteror) lainnya. 

Tidak hanya itu, siswa juga disuguhkan kelengkapan milik SAR Brimob dan Pasukan Anti Huru Hara (PHH).

Alhasil, semua kelengkapan Brimob yang dipamerkan menarik perhatian banyak siswa, tidak sedikit yang tertarik berfoto selfi, bahkan ada beberapa yang mencoba naik kedalam kendaraan taktis Baracuda.

Salah satu siswa, Fitria, mengaku senang mengikuti program Wisata Juang, menurutnya, program tersebut menyenangkan, selain dapat refreshing foto selfie dengan personel Brimob, dirinya juga dapat mengenal lebih dekat sejarah Brimob.

"Selama ini saya belum mengetahui detail sejarah Brimob, setelah datang ke mako, baru tahu ternyata Brimob memiliki kontribusi besar terhadap kemerdekaan RI, selain itu saya juga bisa foto bareng dengan Brimob yang ganteng, lumayan untuk update status," ucapnya sambil tersenyum.

Editor :
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top