Unik, Panitia Suguhkan Permainan Bambu Gila di Festival Kampung Loempang

Para peserta bambu gila mencoba untuk bertahan dan tidak jatuh karena berat dan gerak bambu yang semakin tidak terkontrol, Senin (26/12/2016) (Foto : Nana/MalangTIMES)
Para peserta bambu gila mencoba untuk bertahan dan tidak jatuh karena berat dan gerak bambu yang semakin tidak terkontrol, Senin (26/12/2016) (Foto : Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Selain menyuguhkan berbagai bentuk kesenian, Festival Kampung Loempang Karangkates juga menggelar permainan tradisional Bambu Gila yang cukup menyedot antusias penonton, Minggu (25/12/2016).

Bambu gila yang lebih dikenal sebagai permainan milik masyarakat Maluku, ternyata juga dimiliki oleh warga Karangkates secara turun temurun.

"Walau jarang dimainkan, permainan bambu gila dan Nyi Putut sudah lama ada dan jadi bagian tradisi kami," kata H. Triwahyudi, Kepala Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung kepada MalangTIMES setelah acara selesai, Senin (26/12/2016) dini hari.

Sebagai informasi, permainan bambu gila dianggap permainan mistis. Ada makhluk-makhluk lain yang ikut serta dalam permainan yang dimainkan oleh 5 orang dewasa,  boleh kurang ataupun lebih namun jumlahnya harus ganjil.

Cara permainannya sederhana, kelima orang diwajibkan memeluk atau memegang bambu jangan sampai terlepas. 

Apa yang terjadi setelah itu, maka percaya atau tidak bambu tersebut dapat bergerak dengan sendirinya seolah-olah bambu tersebut dimasuki oleh roh gaib yang menyebabkan bambu menjadi berat dan dapat bergerak dengan sendirinya. Oleh karena itu permainan ini di sebut sebagai bambu gila.

Para peserta yang memeluk bambu tidak sampai lima menit akan berjatuhan karena beratnya bambu dan geraknya yang tidak beraturan.

Tentunya sebelum permainan dilaksanakan, ada semacam lelaku ritual dari pawang permainan bambu gila. Membakar kemenyan maupun membaca mantera-mantera khusus.

Menurut Puji Hartono, Ketua Panitia permainan bambu gila sebagai alat edukasi bagi masyarakat.

"Selama ini anggapan masyarakat permainan ini dikaitkan dengan  unsur mistis itu salah, "katanya. Dia juga menjelaskan  permainan ini sebenarnya adalah bentuk laku kerja leluhur kita untuk mengasah insting dan kepekaan terhadap alam semesta.

"Kearifan leluhur kita segala petuah dikemas dalam bentuk permainan agar bisa diserap dengan mudah,"lanjut Puji. 

Permainan bambu gila, masih menurut Puji, dulu biasanya dimainkan ketika malam hari dibulan purnama saat habis panen raya. "Ini sebagai  wujud rasa syukur dan pesta masyarakat saat itu,"imbuhnya.

Terlepas dari pro dan kontra dalam memposisikan permainan bambu gila tersebut, permainan ini memang menjadi salah satu daya tarik bagi penonton festival.

Pewarta : Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Angga .
  • Aktivis Cantik ini Ternyata Seorang Barista

    Kopi sudah bukan lagi konsumsi kaum adam saja. Saat ini tidak sedikit kaum hawa yang jatuh cinta dengan minuman berwarna hitam pekat ini.

  • Aji Santoso Cari Pemain yang Mau Total untuk Nama Arema

    Pelatih kepala Arema FC, Aji Santoso ingin para pemainnya dapat fight di pertandingan melawan Mitra Kukar. Pasalnya ia tak mau terulang permainan buruk dan berujung kekalahan yang sudah menimpa timnya.

  • Aji Santoso Bertekad Akhiri Tren Negatif

    Kembali bermain di Stadion Gajayana, Kota Malang dalam lanjutan Liga 1 pekan ke 8, Aji Santoso bertekad akhiri periode kurang bagus di laga terakhir.

  • Miliki Destinasi Wisata Unik, Kota Malang Kian Cantik

    Kota Malang kian hari kian cantik saja. Hampir di setiap sudut kota kini masyarakat bisa menikmati indahnya taman kota. Tak hanya itu, kampung- kampung yang dulunya kumuh juga disulap menjadi kampung unik yang bisa menjadi destinasi wisata menarik.

  • SMK PGRI 3 Malang, SMK Swasta Terpilih Dalam Pilot Project PLN

    Dengan tenaga pendidik yang kompeten di bidangnya serta para lulusan yang banyak terbukti dalam dunia kerja, SMK PGRI 3 Malang terpilih menjadi salah satu sekolah yang terpilih sebagai pilot project peningkatan kompetensi peserta didik SMK Bidang Ketenaga

  • Mobil Terguling di Jalan Letjen Sutoyo Ternyata Milik Kapolsek Blimbing

    Mobil yang terguling dengan nomor polisi N 1000 GB di Jalan Letjen Sutoyo pukul 14.30 wib tepatnya di depan Hotel Savana dan juga Anang Karaoke diketahui merupakan milik Kapolsek Blimbing AKP Slamet Riyadi.

  • Tak Hanya Bidang Akademik, Siswa SMK PGRI 3 Malang Moncer Beladiri

    Tak hanya jago dan terpercaya dalam prestasi akademik, SMK PGRI 3 Malang banyak menorehkan prestasi non akademik. Salah satunya prestasi dalam bidang olah fisik atau beladiri yang dibuktikan dengan diborongnya sabuk juara berbagai jenis beladiri.

  • Model Rambut Pompadour Buat Kamu Terlihat Lebih Segar

    Kaum pria tentu tidak ingin ketinggalan style dengan kaum perempuan saat Ramadhan bukan? Sahabat, pasti juga akan memperhatikan penampilan mulai dari ujung kaki hingga ujung rambut untuk selalu tampil segar sepanjang hari.

  • Pasar Takjil Soehat Belum Kantongi Izin

    Pemerintah Kota Malang menyoroti izin pedagang pasar takjil Ramadan di Jalan Soekarno-Hatta. Wali Kota Moch. Anton merasa belum memberikan izin pasar takjil Soekarno-Hatta tersebut.

  • Tabrak Pembatas Jalan, Avanza Terguling di Letjen Sutoyo

    Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Letjen Sutoyo, Kota Malang, tepatnya depan Hotel Savana dan Anang Karaoke sekitar pukul 14.40 Sabtu (27/5/2017).

  • Puisi Pendek (4)

    *dd nana

  • Yuk Tampil Syar'i dengan Dress Berbahan Adem

    Bulan Ramadan sering dijadikan momentum untuk memperbaiki diri bagi muslim di dunia. Tidak hanya perilaku sehari-hari dengan memperbanyak ibadah, tapi juga gaya berpakaian.

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top