Wali Kota Malang Menandatangani Kampung Tematik Sanan

Wali Kota Malang, H. M. Anton menandatangani Kampung Tematik Sanan, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing. (Foto: Muslimin/ MalangTIMES)
Wali Kota Malang, H. M. Anton menandatangani Kampung Tematik Sanan, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing. (Foto: Muslimin/ MalangTIMES)

Wali Kota Malang, H. M. Anton mengatakan Kota Malang menjadi kota inovasi yang sudah diakui dunia serta peran masyarakat terus mengembangkan ide kreatif membangun kampung di wilayahnya.

Hal itu, diungkapkan saat ia mengikuti kegiatan Karya Bakti di Jalan Sanan Gang 17 RW 15, Kampung Wisata dan Kampung Tematik Sanan Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing, Malang. Jumat, (23/12/2016).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yudi K. Ismawardi, Kepala DPUPPB Kota Malang, Jarot Edi Sulistiyono, Kepala DKP, Eriek S, Camat Blimbing, Priyadi, Lurah Purwantoro, Donny Sandito, Ketua RW 15, Ifan Kuncoro dan Seluruh Ketua RT di Lingkungan RW 15 Kelurahan Purwantoro.

Kegiatan diawali dengan Wali Kota Malang, H. M. Anton meninjau pengelolaan sapi potong, menandatangi lukisan mural, home industri pembuatan kripik tempe dan menyerahkan bantuan paket sekolah.

Anton dalam sambutannya mengatakan pihaknya berterima kasih dan apresiasi kepada RW 15 Kelurahan Purwantoro. Serta segenap masyarakat atas partisipasinya terhadap pembangunan Kampung Wisata dan Kampung Tematik Sanan dalam anggaran pembangunannya tanpa campur tangan dari Pemerintah Kota Malang.

''Kota Malang saat ini merupakan bagian dari Kota Inovasi yang sudah diakui dunia melalui Kampung Glintung GoGreen (G3) yang sudah dipresentasikan di Guangzou, Cina,'' kata pria kerab disapa Abah Anton tersebut.

Abah Anton menegaskan Pemerintah Kota Malang bertekad untuk membawa Ketua RW 15 untuk mewujudkan inovasi kreatif ke tingkat dunia.

''Kami sangat mengapresiasi kepada masyarakat setempat atas kinerja bersama-sama dalam membangun kemajuan Kota Malang,'' ungkapnya.

Pemerintah sangat mendukung masyarakat dalam mewujudkan Kampung Tematik di semua kelurahan, potensi HIPPAM yang sudah dikelola masyarakat. Selain itu kedepan masyarakat bisa menambahkan kreasi seperti pengelolaan penghijauan agar memberikan nilai lebih.

''Untuk Kampung Keripik Tempe Sanan menjadi pemasaran digital. Kami berharap acara ini semakin mendekatkan dan menjadi dorongan semangat untuk memajukan Kota Malang menjadi lebih baik,'' ujarnya.

Sementara itu, Lurah Purwantoro, Donny Sandito menyampaikan terima kasih atas apresiasi dari Pemkot Malang yang sangat mendukung program tersebut.

''Kampung Sanan memiliki sekitar 350 UKM. Setiap hari menghasilkan kripik 2 ton, dengan nilai perputaran setiap bulan mencapai 3 hingga 5 miliar. Kedepan Kelurahan Purwantoro masuk dalam program KOTAKU dari DPU untuk tahun anggaran 2017 ,'' terangnya.

Disamping itu, Program GoGreen, untuk diajukan kepada Dinas Pertanian terkait Tanaman Produktif. Kemudian, warga yang mengajukan surat menyurat untuk membudidayakan tanaman produktif seperti cabe dapat berjalan dengan baik. Serta, nanti ada kolaborasi dengan Disbudpar dalam mengembangkan Kampung Wisata Halal.

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top