Samsung Bakal Keluarkan Update Pembunuh Galaxy Note 7

Foto (cnet.com)
Foto (cnet.com)

MALANGTIMES - Pengembang smartphone tentu selalu memberikan update  software untuk memanjakan para penggunanya dan untuk meningkatkan penjualan produknya.

Kebanyakan orang menantikan update software dari pengembangnya untuk menikmati fitur baru.

Namun hal berbeda dilakukan oleh pabrikan smartphone yang membuat Samsung Galaxy Note 7.

Dalam waktu dekat ini pihak Samsung akan meluncurkan sebuah update software yang nantinya jika para penggunanya mengupgrade update software terbaru itu maka smartphonenya tidak akan bisa lagi untuk dicharging.

Dengan kata lain ini menandakan Samsung memang sengaja secara pelan-pelan ingin membunuh perangkat hasil produksinya yaitu Samsung Galaxy Note 7 yang masih belum dikembalikan oleh para pemilik di Amerika Serikat agar tidak bisa digunakan lagi.

Proses mematikannya dilakukan cara remote melalui software yang mematikan tadi.

Begitu para pengguna mengunduh software Galaxy Note 7 otomatis smartphonenya tidak akan bisa di charging sehingga akan mati karena kehabisan baterai.

"15 Desember ini Samsung akan membuat software untuk mencegah pengisian baterai pada Samsung Galaxy Note 7 dan tak bisa dipakai lagi" tulis samsung dalam sebuah peringatan yang muncul di layar Galaxy Note 7 di AS

Meski Samsung telah mewajibkan para pengguna Galaxy Note 7 untuk mengembalikan untuk ditukar produk yang lain, namun masih saja banyak para penggunanya yang belum mengembalikan produk Samsung tersebut. Hal ini yangjelas bisa mengancam nyawa mereka. 

Informasi dari The Verge bahwa baru 85 persen para pengguna yang mengembalikan perangkat Samsung Galaxy Note 7 sampai November 2016 di AS.

Oleh karena itu, Samsung mengeluarkan software untuk mematikan perangkat yang bisa membahayakan para penggunanya ini.

Sebelumnya Samsung juga telah mengeluarkan update yang membatasi kapasitas charging hanya sampai 60%, namun mungkin cara itu tampaknya belum dianggap efektif.

Nah bagi konsumen di Indonesia sendiri tidak usah khawatir karena perangkat yang beredar di Indonesia terbilang sudah aman.

Karena sebelum perangkat itu beredar di Indonesia perangkat yang berbahaya sudah ditarik oleh pihak Samsung.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher : Anang Sugara
  • Bantu 1,4 Juta KPM Bantuan Pangan, Kemensos Genjot Jumlah E-Warung dan RPK

    Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa jumlah Keluarga Penerima Manfaat Bantuan (KPM) Pangan sebanyak 1,4 juta akan segera mendapatkan bansos di tahun ini.

  • Main Bola di Bibir Pantai Gatra

    Rombongan kami tiba di lokasi Clungup Mangrove Conservation (CMC) pada pukul 13.30 WIB.

  • Trending, Puluhan Ribu Cuitan #UmatMenjagaUlama

    Media sosial berlogo burung biru Twitter sedang banjir tagar #UmatMenjagaUlama.

  • Kabupaten Malang Digelontor Bansos Rp 328 Miliar oleh Kementerian Sosial

    Tahun 2017, Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) sebesar Rp 328 Miliar kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kabupaten Malang.

  • Reza Pukau Bupati Malang

    Reza Nur Aini (17), siswi kelas 11 MA Darul Huda, Tlepu, Sumbermanjing Wetan (Sumawe), memukau Bupati Malang Rendra Kresnabdalam acara Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Hibah Dalam Negeri.

  • 2017, Bantuan PKH Berkurang di Kabupaten Malang

    Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI tahun 2017 di Kabupaten Malang menurun, baik secara kuota penerima maupun besaran jumlah bantuan.

  • AYOjek, Aplikasi Arek Malang yang Nggak Hanya Pesan Ojek

    Dunia kini mulai beralih ke serba digital. Hampir seluruh kota di Indonesia diduduki GOjek. Tukang ojek hijau yang dipesan lewat aplikasi itu seolah memperkuat bahwa kita sedang di era apa saja tinggal tekan tombol pada smartphone.

  • Mensos Minta Yayan Belajar yang Baik supaya Jadi Ustad

    Menteri Sosial (Mensos) RI Khififah Indar Parawansa mengunjungi Pondok Pesantren Bahrul Maghfiro di Jalan Joyo Agung No 2 Tlogomas, Kecamatang Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (22/1/2017) malam. Kedatangannya dalam rangka menjenguk Yayan (15), saudara kemba

  • Sejenak di Pantai Ungapan

    Matahari kian meninggi saat kami melanjutkan perjalanan. Deru suara laut dan keindahan yang terbentang sepanjang perjalanan lagi-lagi menggoda kami untuk sejenak menepi. Pilihan kami jatuh pada Pantai Ungapan.

  • DPRD Kabupaten Malang Minta Antisipasi Tenaga Kerja Asing Ilegal

    Komisi B DPRD Kabupaten Malang meminta Pemerintah Daerah melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk proaktif menjalin koordinasi dengan pihak kepolisian dan imigrasi dalam upaya mengantisipasi maraknya isue Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masuk Indonesia s

  • Serunya Piknik Berlatar Pegunungan Jalur Lingkar Selatan

    Perjalanan terus berlanjut. Cuaca bersahabat hingga kami pun memutuskan berhenti sebentar. Pegunungan Kabupaten Malang yang terbentang di Jalur Lingkar Selatan (JLS) menggoda kami.

  • Dilepas Gus Lukman, Rombongan Berangkat Arungi Pantai Malang

    Keindahan pantai di wilayah Kabupaten Malang tak lagi dapat diungkapkan dengan kata-kata. Penikmat pantai tentu hafal betul pantai-pantai indah itu berderet di sepanjang bibir Pantai Selatan Malang.

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top