Sosok Kadis Pengairan Wahyu Hidayat di Mata Karyawannya

Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/12/2016) (Foto : Nana/MalangTIMES)
Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/12/2016) (Foto : Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Keberhasilan kerja dalam instansi pemerintah tidak lepas dari sosok pemimpinnya begitu pula sebaliknya.

Pemimpin yang visioner, mau bekerja bersama stafnya secara langsung, mengayomi dan berusaha lebih keras daripada kerja stafnya, adalah sosok pemimpin yang akan mampu menggerakan roda kerja sesuai target yang dibebankan.

Wahyu Hidayat, Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Malang adalah salah satu sosok pemimpin tersebut di mata para stafnya.

"Beliau adalah pemimpin dengan tipikal pekerja keras. Setiap kegiatan lapangan seberat apapun medannya pasti Bapak ada di depan kami,"kata Budi Herawanto Kepala Bidang Operasional dan Perencanaan,  Senin (05/12).

Kadis Pengairan, Wahyu Hidayat (kanan) bersama karyawannya saat mengecek dan merehabilitasi saluran irigasi

Dia mencontohkan saat terjadinya banjir longsong di Pujiharjo, Wahyu Hidayat beserta staf Dinas Pengairan langsung terjun lapangan. "Padahal medannya waktu itu sangat berat dan berbahaya,"imbuhnya.

Senada dengan Budi, Kepala Bidang Pengembangan Konservasi Sumber Daya Air, Warih Kusumo mengatakan kepemimpinan Wahyu Hidayat benar-benar sosok yang bisa menjadi contoh bawahannya.

"Kita diberi ruang luas sesuai tupoksi untuk terus berinovasi dalam bertugas. Segala yang kita butuhkan dalam hal tersebut, pasti akan ditindaklanjuti beliaunya,"ujar Warih.

Warih mencontohkan tentang butuhnya drone bagi pemetaan wilayah kawasan pengairan. "Karena itu kebutuhan mendesak lapangan, maka bapak berusaha keras untuk bisa memiliki drone tersebut," katanya yang juga menyatakan kini Dinas Pengairan memiliki drone walaupun dalam skala kecil pantauannya.

Penilaian tersebut juga diamini oleh karyawan-karyawan Dinas Pengairan. Loyalitas, komitmen, kerja keras dan sifat mengayomi Kepala Dinas Pengairan ini telah membuat atmosfir kerja menjadi nyaman tanpa mengurangi kinerja yang telah ditetapkan.

"Sifat kebapakan beliau dibarengi dengan contoh nyata. Selain itu beliau juga memiliki ketegasan apabila memang kita melakukan kesalahan,"pungkas Warih.

Pewarta : Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
  • Nyaman, Kerudung Instan Berbahan Ceruti Banyak Diminati

    Hijab dengan model simple langsung pakai (instan) kian digemari kaum hawa di Malang.

  • Unik, Anggota Komunitas Ini Semuanya Bernama Agus

    Siapa yang tak pernah dengar nama Agus. Nama ini sangat familiar se antero Indonesia. Mulai tua, muda, dewasa, anak-anak dari kota besar sampai daerah pelosok desa terpencil pastinya banyak sekali mendapati orang bernama Agus, begitu juga di Kota Malang.

  • Dua Petinju Terbaik D'Kross BC Siap Pertahankan Gelar Dunia

    Dua petinju terbaik D'Kross Boxing Camp (BC), Hero Tito dan Rivo Rengkung, tak main-main menyongsong kejuaraan internasional WPBF dalam waktu dekat. Persiapan matang lewat latihan sudah dilakukan kedua petinju juara dunia itu.

  • Babinsa Koramil 0818/23 Jabung Bantu Bersihkan Puing Kebakaran

    Maraknya permasalahan yang disebabkan bencana, baik alam maupun kesalahan manusia (human error), di wilayah Kabupatrn Malang telah melahirkan kekuatan sosial di masyarakat. Begitu juga berbagai lembaga atau institusi pemerintah terjun secara langsung dal

  • BNN Kabupaten Malang Tes Urine Anggota Kodim 0818

    Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang mendatangi markas Kodim 0818 Wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu, Senin (27/03). BNN datang dalam rangka sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di aula

  • Fillipe Bertoldo Pamit Tinggalkan Arema FC

    Arema FC harus kehilangan satu pemain asingnya, Fillipe Bertoldo, lantaran larangan Federasi Sepak Bola Asia (AFC). Selain Bertoldo, AFC melarang sembilan pemain lainnya asal Brazil yang memiliki paspor Timor Leste. Menurut AFC, paspor asal Timor Leste te

  • Warga Tidak Tahu Biaya Nikah di KUA, Rawan Terjadi Pungli

    Masih banyak warga yang tidak tahu berapa biaya nikah di KUA sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2015. Begitu juga, warga tidak banyak yang tahu berapa biaya nikah di luar KUA.

  • Apes, Mobil Diparkir dalam Garasi Tetap Hilang

    Nasib apes menimpa warga Pancoran, Jakarta Selatan, Retno Setyowati yang saat ini tinggal di Jalan Sawo, Klojen, Kota Malang. Perempuan 68 tahun tersebut harus kehilangan mobil kesayanganya ketika diparkir di dalam garasi rumahnya.

  • Dinas PU Tinggikan Pinggiran Drainase Rawan Orang Tercebur

    Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang akan mendata gorong-gorong atau drainase yang rawan membuat orang tercebur. Khususnya drainase yang tidak berpenutup.

  • Berkolaboratif Percantik Kepanjen, Dinas PU Bina Marga Terangi Berbagai Ruas Jalan

    Prioritas Pemerintahan Kabupaten Malang dalam mewujudkan Kepanjen sebagai green smart city terus digenjot oleh beberapa dinas terkait. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) misalnya berkolaborasi secara cantik dengan Dinas Pekerjaan

  • Tak Tangung-tangung Pemerintah Gelontor Rp 60 Triliun untuk Desa

    Tahun ini komitmen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk membangun desa diwujudkan dengan penambahan anggaran dana desa (DD) yang cukup besar.

  • Tampilan Baru, Sarinah Malang Kini Banyak Produk untuk Kawula Muda

    Sejak mengusung konsep anyar dan lakukan renovasi bangunan, Sarinah Basuki Rachmad Malang kian fokus pada segmen anak muda.

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top