Milo : Bali United adalah Pertandingan Final

Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija saat press conference, Jumat (2/12/2016) (Foto : Hendra Adi Saputra/MalangTIMES)
Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija saat press conference, Jumat (2/12/2016) (Foto : Hendra Adi Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Arema Cronus akan menghadapi ujian berat kala menghadapi tuan rumah Bali United, Sabtu (3/12/2016) di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali pukul 18.30 WIB.

Kali ini Singo Edan akan tampil maksimal karena pesaing terdekatnya (Madura United) sudah mempunyai poin yang sama setelah menang melawan Semen Padang kemarin.

Tentu tim yang punya suporter atraktif ini tidak mau terkejar dan akan bermain habis-habisan saat melawat ke Pulau Dewata.

Pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija mengatakan Bali United dalam tren positif dalam dua pertandingan sebelumnya.

Namun Milo, sapaan akrab Milomir Seslija, mengaku sangat termotivasi dengan tren positif Sedadu Tridatu (julukan Bali United). Ia menganggap pertandingan besok sebagai pertandingan final.

"Bali United bagus dalam dua pertandingan terakhir, tapi kami akan berjuang dengan memainkan pertahanan yang bagus dan cetak gol," ujar Milo.

Bali United yang didominasi anak-anak muda jebolan timnas U-19 ini menurut Milo sangat bagus, ditunjang dengan gelandang berpengalaman macam I Gede Sukadana yang juga mantan pemain Arema Cronus.

Namun Milo menganggap bahwa sepak bola Indonesia seperti halnya permainan Playstation, yang dengan sekejap bisa cetak gol banyak maupun sebaliknya.

"Pemain Bali masih banyak yang muda, masa depan mereka sangat bagus. Tapi saya optimis besok akan menjadi pertandingan final untuk Arema," kata Milo

"Sepak bola Indonesia tidak bisa di prediksi. Beda dengan Inggris atau negara lainnya. Kita seperti di dalam suatu permainan playstation di sini," sambungnya.

Disinggung mengenai pemain pengganti di sektor bek kanan, Milo sudah menemukan penggantinya, bahkan ia menyebut pemain ini sebetulnya sangat layak untuk main di timnas.

Sebelumnya Arema Cronus harus kehilangan Beny Wahyudi karena memperkuat timnas di Piala AFF dan akumulasi kartu yang diterima Saiful Indra Cahya.

"Saya tidak mau sebut pemain penggantinya siapa, lihat saja besok. Namun bisa saya pastikan, pemain ini lebih baik dari yang sudah pernah main, dan juga dia lebih pantas masuk timnas," papar Milo

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Heryanto
Publisher : Anang Sugara
  • Tahun Ini Unikama Buka Program Pascasarjana Bahasa Inggris

    MALANGTIMES - Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) terus mengepakkan sayapnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing di dunia kerja.

  • Terus Belajar dan Kreatif, Kunci Desainer Muda Agar Tetap Eksis

    Pekembangan fashion semakin hari semakin tumbuh pesat. Hal tersebut bisa dilihat di Kota Malang. Banyak desainer baru yang tidak mau kalah saing terus menunjukkan karyanya. Baik itu desainer muda maupun tua, pria maupun wanita.

  • Lestarikan Budaya, Ratusan Seniman Menari Non Stop Selama Tujuh Jam di Alun-alun Merdeka Malang

    Untuk melestarikan seni budaya, ratusan penari menggelar aksi menari selama tujuh jam di Alun-alun Merdeka Kota Malang, Minggu (30/4/2017). Aksi tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Tari Dunia yang jatuh setiap 29 April.

  • Mahasiswa Terlibat Curanmor, Kapolresta Segera Lakukan Safari Kampus

    Kapolresta Malang AKBP Hoiruddin Hasibuan akan segera melakukan kunjungan atau bersafari ke beberapa perguruan tinggi di Kota Malang. Safari tersebut dimaksudkan untuk melakukan diskusi dan pembicaraan penting terkait perilaku para mahasiswa yang beberapa

  • Teroris Visual, Epilog Satir tentang Pelacuran

    Melalui komik, Aji Prasetyo mengeluarkan opini pribadinya mengenai pelacuran yang merupakan profesi tertua di dunia ini.

  • Bersihkan Sampah Kok Hancurkan Tempat Sampahnya

    Pernyataan Aji Prasetyo, pria kelahiran Pasuruan yang merupakan komikus dan ilustrator ini, sering mengejutkan. Serupa dengan karya-karya komiknya, seperti kumpulan komik "Teroria Visual"yang diterbitkan Cendana Art Media Jakarta, 2015, yang mengundang pr

  • Mata-Mata Terbaik dalam Revolusi Kemerdekaan

    Siapa sangka para penjaja seks ternyata memiliki peran penting dalam denyut sejarah revolusi Indonesia. Bahkan, secara khusus, Bung Karno (Presiden Soekarno) menyatakan kekaguman dan rasa terima kasihnya atas jasa para kupu-kupu malam ini.

  • Dulu Disebut Wanita Publik dan Dijuluki Penjahat yang Dibutuhkan

    Sejarah mencatat, profesi penjajah seks pernah mengalami berbagai sebutan. Dari pelacur, cabo, balon, sampai pada penghalusan sebutan, yaitu wanita tunasusila (WTS) dan PSK (pekerja seks komersial).

  • Dance Sport Sudah Masuk Cabor, namun Masih Kekurangan Atlet Muda

    Perkembangan dance sport di Indonesia, bahkan di dunia, saat ini semakin bagus. Dance sport sudah diakui sebagai cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI. Jadi, di berbagai tempat sudah banyak lomba dance yang digelar.

  • Sekitar Tujuh Ribu Penari Catat Rekor MuRI Malang Menari

    Satu lagi rekor MuRI (Museum Rekor Indonesia) lahir dari Malang. Rekor terakhir itu dibukukan sekitar tujuh ribu peserta Menari Menari di kawasan Bundaran Tugu Balai Kota Malang, Minggu (30/4/2017).

  • Ari Lasso Hipnotis Ribuan Penonton Malang Jazz Festival 2017

    Ribuan penonton terhipnotis penampilan penyanyi papan atas Ari Lasso dalam Malang Festival Jazz 2017.

  • 11 Hari, Polres Malang Bekuk 16 Napi Kabur

    Perburuan tak kenal lelah terus dilakukan Polres Malang dalam mencokok kembali 17 tahanan yang kabur sejak Rabu 19 April lalu. Perburuan tidak hanya dilakukan di dalam wilayah Kabupaten Malang, tetapi sampai ke luar kota dan lintas provinsi, seperti Jawa

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top